Cegah Banjir, Pemkab Jayapura Larang Aktivitas di Gunung Cycloop

Bupati Jayapura Yunus Wonda. ANTARA/HO-Humas Pemkab Jayapura

Cegah Banjir, Pemkab Jayapura Larang Aktivitas di Gunung Cycloop

Lukman Diah Sari • 14 April 2026 15:39

Sentani: Pemerintah Jayapura, meminta seluruh masyarakat di daerahnya untuk tidak melakukan aktivitas perkebunan di kawasan Gunung Cycloop. Imbauan tersebut disampaikan Bupati Jayapura, Yunus Wonda.

"Hal ini untuk mencegah terjadinya banjir saat musim hujan dengan intensitas tinggi sehingga bisa terulang peristiwa banjir bandang yang terjadi pada 2019," kata Wonda di Sentani, Selesa, 14 April 2026, melansir Antara.

Menurut Wonda, meluapnya air di Danau Sentani saat ini karena kawasan Pegunungan Cycloop yang merupakan daerah tangkapan air tidak lagi optimal. Sehingga, kata dia, seluruh aktivitas harus disetop.

"Untuk itu semua aktivitas di kawasan Gunung Cycloop harus dihentikan guna menjaga keselamatan masyarakat dan juga menjaga kelestarian alam," ujar dia.

Ilustrasi banjir. Metrotvnews.com/Khairunnisa Puteri M

Wonda menegaskan menjaga kelestarian Gunung Cycloop serta Danau Sentani  merupakan prioritas utama dan tanggung jawab bersama. Tidak hanya pemerintah tetapi seluruh masyarakat. 

"Masyarakat yang berada di sekitar Gunung Cycloop juga kami minta untuk memanfaatkan lahan di bagian bawah yang lebih aman untuk melakukan aktivitas," katanya lagi.

Pihaknya segera membentuk satuan tugas untuk melakukan pengawasan langsung di lapangan untuk memastikan tidak ada lagi aktivitas di kawasan Gunung Cycloop. Dia menegaskan agar tidak ada aktivitas berkebun di area tersebut.

"Kami mengimbau kepada masyarakat yang berkebun di kawasan Gunung Cycloop agar berhenti karena dampaknya akan sangat besar, kemudian kami segera melakukan penghijauan dengan mempersiapkan pembibitan tanaman yang akan ditanam pada area yang menjadi kebun warga," jelas dia. 

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)