Gedung Tempat Penampungan Rohingya di Lhokseumawe Dirombak

Kepala Kantor Imigrasi Lhokseumawe Azhan Miraza meninjau lahan pembangunan gedung layanan paspor di Lhokseumawe, Aceh, Selasa, 14 April 2026. ANTARA/Try Vanny

Gedung Tempat Penampungan Rohingya di Lhokseumawe Dirombak

Silvana Febiari • 15 April 2026 14:56

Lhokseumawe: Kantor Imigrasi Kelas II Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Lhokseumawe, Aceh, merombak gedung yang kini menjadi penampungan sementara pengungsi rohingya. Gedung tersebut dibangun di lahan eks Kantor Imigrasi Lhokseumawe di Desa Masjid Punteuet, Kecamatan Blang Mangat.

"Kantor Imigrasi Kelas II TPI Lhokseumawe mulai manfaatkan lahan eks kantor imigrasi di Desa Masjid Punteuet untuk pembangunan gedung baru guna meningkatkan pelayanan paspor," kata Kepala Kantor Imigrasi II TPI Lhokseumawe Azhan Miraza, dilansir dari Antara, Rabu, 15 April 2026.

Saat ini, kata Azhan Miraza, lahan tersebut masih digunakan sebagai penampungan imigran etnis Rohingya. Hingga kini, lokasi itu masih dihuni sekitar 90 warga Rohingya.
 


Menurut dia, lahan eks kantor imigrasi tersebut cukup layak karena lebih luas dibandingkan lokasi Kantor Imigrasi Lhokseumawe sekarang ini. Lahan yang ditempati imigran Rohingya mencapai 3.235 meter persegi, sedangkan luas Kantor Imigrasi Lhokseumawe hanya 546 meter persegi.

"Kantor layanan paspor sekarang ini tidak layak lagi karena lahan parkir kendaraan masyarakat tidak ada serta ruang layanan hanya mampu menampung sedikit, cuma 50 orang," ungkap Azhan.


Pengungsi Rohingya dari Myanmar yang tiba di Aceh (Foto: AFP)


Azhan mengatakan pembangunan gedung layanan paspor di lokasi tersebut direncanakan pada awal 2026. Namun, karena imigran atau pengungsi etnis Rohingya masih berada di tempat tersebut, maka pembangunannya mengalami keterlambatan.

Kantor Imigrasi Lhokseumawe menargetkan pembangunan gedung layanan paspor tersebut selesai pada Desember 2026. Masyarakat bisa mulai memanfaatkan kantor baru pada awal 2027. 

"Kantor baru nanti didukung sarana penunjang memadai seperti tempat parkir yang luas, tempat ibadah, serta mampu bisa melayani 100 pemohon paspor setiap harinya," ujar Azhan.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)