Logo IMF. Foto: dok ICIR Nigeria.
Menkeu: IMF Sebut Indonesia 'Bright Spot' Ekonomi Global
Ade Hapsari Lestarini • 20 April 2026 22:13
Jakarta: Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan Dana Moneter Internasional (IMF) memuji Indonesia sebagai salah satu titik cerah atau bright spot dalam perekonomian global.
"IMF memuji Indonesia sebagai salah satu bright spot dalam perekonomian global karena fundamental ekonominya yang kuat," kata Purbaya dalam keterangan resmi, dilansir Antara, Senin, 20 April 2026.
Purbaya saat bertemu dengan Managing Director IMF Kristalina Georgieva menegaskan Indonesia masih memiliki kondisi fiskal yang solid dan bantalan anggaran yang memadai di tengah ketidakpastian global saat ini.
IMF pun mengapresiasi kebijakan yang kredibel serta langkah-langkah lain yang dilakukan Indonesia dalam menjaga stabilitas perekonomian.

Menkeu Purbaya saat bertemu dengan Managing Director IMF Kristalina Georgieva. Foto: dok Kemenkeu.
Langkah Indonesia meningkatkan daya saing
Dalam kesempatan terpisah, yakni saat pertemuan dengan President Grup Bank Dunia Ajay Banga, Purbaya menyampaikan secara komprehensif berbagai langkah yang ditempuh pemerintah dalam reformasi untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing.
Misalnya, hilirisasi industri, pengembangan digital, dan peningkatan iklim investasi untuk mencapai pertumbuhan delapan persen dalam jangka menengah serta menjadi negara berpenghasilan tinggi pada 2045.
Pemerintah berupaya melakukan pendekatan yang lebih terintegrasi untuk meningkatkan produktivitas, mendorong UMKM agar lebih berkembang, mengurangi informalitas, dan membuka sektor-sektor yang bernilai lebih tinggi seperti jasa, sehingga lapangan kerja dapat tumbuh lebih inklusif dan berkualitas.
Secara spesifik, Menkeu menyampaikan rencana penguatan UMKM melalui restrukturisasi institusi dalam pemberian kredit kepada UMKM dan juga fokus kepada upaya transisi energi melalui pembangunan energi baru dan terbarukan, khususnya geothermal (panas bumi) di Indonesia.
Bank Dunia menyatakan siap mendukung program pembangunan Indonesia melalui Country Partnership Framework (CPF) dan meminta Indonesia untuk mengajukan beberapa prioritas pembangunan dalam waktu dekat.
Menkeu Purbaya sebelumnya menghadiri rangkaian Pertemuan Musim Semi Dana Moneter Internasional dan Grup Bank Dunia (IMF-World Bank Spring Meeting). Di sela-sela rangkaian kegiatan, Menkeu juga melakukan sejumlah pertemuan bilateral dengan beragam mitra pembangunan dan negara mitra Indonesia, antara lain Managing Director IMF Kristalina Georgieva, President Bank Dunia Grup Ajay Banga, Sekretaris Jenderal OECD Mathias Cormann, Menteri Keuangan China Lan Fo’an, Menteri Keuangan dan Ekonomi Polandia Andrzej Domanski, dan Australia Treasurer Jim Chalmers.