Ilustrasi freepik
ORI Campak di Cirebon Diperluas ke Tujuh Kecamatan
Media Indonesia • 7 May 2026 16:30
Cirebon: Pemerintah Kabupaten Cirebon memperluas pelaksanaan Outbreak Response Immunization (ORI) campak ke tujuh kecamatan, setelah ratusan kasus suspek ditemukan. Langkah ini dilakukan untuk memutus rantai penyebaran campak yang sempat memicu status Kejadian Luar Biasa (KLB) di sejumlah wilayah.
“Saat ini ORI campak dilaksanakan di tujuh kecamatan,” tutur Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, Eni Suhaeni, Kamis, 7 Mei 2026.
Eni memaparkan hingga saat ini tidak ada laporan kematian akibat campak. Untuk memutus mata rantai penyebaran, pemerintah melaksanakan ORI campak.
Pelaksanaan ORI tidak hanya dilakukan di empat kecamatan yang telah dinyatakan KLB, tetapi juga diperluas ke tujuh kecamatan yang berbatasan dengan wilayah terdampak.

Ilustrasi Pexels
Secara keseluruhan, target sasaran ORI di Kabupaten Cirebon mencapai 12.221 anak usia 9 hingga 59 bulan. Program vaksinasi tersebut berlangsung mulai 4 Mei 2026 hingga 19 Mei 2026. Hingga kini, capaian vaksinasi baru mencapai sekitar 700 anak atau 5,7 persen dari total sasaran.
“Pelaksanaan baru berjalan, tapi kami optimistis target bisa tercapai dengan dukungan semua pihak,” ujar Eni.
Pemerintah Kabupaten Cirebon melibatkan berbagai unsur mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa untuk memastikan pelaksanaan ORI campak berjalan optimal. Dinas Kesehatan berharap seluruh sasaran dalam kondisi sehat sehingga vaksinasi dapat dilakukan tanpa hambatan.
“Semoga pelaksanaannya lancar dan seluruh anak bisa tervaksin sesuai target,” harap Eni.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun Google News Metrotvnews.com