177 Ribu Siswa Terdampak Gempa NTT

Bangunan Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Manggarai mengalami kerusakan akibat gempa bumi di kawasan Reo, Kabupaten Manggarai, NTT, Kamis, 20 Agustus 2026. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/nym

177 Ribu Siswa Terdampak Gempa NTT

Silvana Febiari • 21 August 2026 17:58

NTT: Gempa bumi yang melanda Nusa Tenggara Timur (NTT) berdampak pada 1.378 sekolah dengan total 177.678 siswa dan 21.166 guru serta tenaga pendidik. Data tersebut merupakan hasil pendataan sementara yang telah mencapai 92 persen.

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan mengatakan, dampak gempa tidak hanya dirasakan masyarakat, tetapi juga mengganggu aktivitas pendidikan di sejumlah wilayah terdampak.

"Sebanyak 1.378 sekolah terdampak, sebanyak 177.678 siswa terdampak, kemudian 21.166 guru dan tenaga pendidik terdampak gempa," kata Berton dalam konferensi pers, Jumat, 21 Agustus 2026.
 


Dari jumlah tersebut, terdapat 5.521 ruang kelas rusak dan 502 sekolah tercatat rusak berat. Proses pendataan kondisi sekolah masih terus dilakukan. 

Dampak kerusakan tersebut membuat kegiatan belajar mengajar harus dilakukan dengan berbagai skema. Sebanyak 923 sekolah untuk sementara diliburkan karena kondisi belum memungkinkan untuk melaksanakan pembelajaran seperti biasa.

"(Sebanyak) 35 sekolah di ruang darurat, 171 sekolah belajar jarak jauh, dan 30 sekolah belajar normal," ujar Berton.


Dua orang anak mengamati bangunan Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Manggarai yang mengalami kerusakan akibat gempa bumi di kawasan Reo, Kabupaten Manggarai, NTT. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/nym.


Pemerintah bersama pemerintah daerah dan pihak terkait terus melakukan pendataan serta penanganan fasilitas pendidikan yang terdampak. Langkah tersebut dilakukan agar kegiatan belajar mengajar dapat kembali berjalan secara bertahap dengan tetap memperhatikan keselamatan siswa dan tenaga pendidik.

(Silvana Febiari)