Gerakan ASRI Digencarkan, Kemendagri: Bukan Kegiatan Sesaat

Pemerintah mencanangkan gerakan ASRI. Foto: Antara

Gerakan ASRI Digencarkan, Kemendagri: Bukan Kegiatan Sesaat

M Sholahadhin Azhar • 7 February 2026 00:37

Jakarta: Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri, Yusharto Huntoyungo, menegaskan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) harus dimulai dari lingkungan kerja. Hal ini sebagai bentuk dukungan nyata terhadap program prioritas nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

"Ini (Gerakan ASRI) bukan hanya sekadar kegiatan sesaat. Tetapi menjadi awal untuk kita bisa membangun kebiasaan meningkatkan kesadaran kita untuk bisa berperilaku bersih, mulai dari diri kita sendiri, lingkungan keluarga sampai dengan lingkungan tempat kerja kita," kata Yusharto dalam keterangannya di Jakarta, dilansir dari Antara, Jumat, 6 Februari 2026.

Hal itu disampaikan Yusharto pada kegiatan Gerakan Indonesia ASRI di Lingkungan BSKDN, yang digelar di Kantor BSKDN Kemendagri. Menurut dia, pemerintah memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi contoh bagi masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat, resik, dan indah.

Dia menjelaskan salah satu fokus utama program ASRI adalah mendorong terciptanya lingkungan yang lebih bersih melalui pengurangan timbulan dan timbunan sampah.
Presiden, lanjut dia, menaruh perhatian serius terhadap isu kebersihan lingkungan sebagai bagian dari wajah Indonesia di mata dunia.
 


"Presiden mendorong kita untuk berada dalam lingkungan yang lebih bersih dengan mengurangi timbulan dan timbunan sampah. Mengingat banyak kejadian, di antaranya Presiden mendapati informasi kolega beliau di luar negeri mengatakan, kok Indonesia tidak seindah sebagaimana yang diterangkan, ini tentu menjadi pengingat bagi kita semua," ujar dia.

Dalam kesempatan itu, Yusharto menekankan pentingnya kolaborasi lintas pihak. BSKDN siap mengambil peran bersama pemerintah kecamatan dan kelurahan untuk menjadikan wilayah kerja di Kecamatan Senen, khususnya Kelurahan Kenari, sebagai lingkungan yang lebih bersih dan tertata.

Dia juga menyampaikan apresiasi kepada Camat Senen, Lurah Kenari, serta petugas kebersihan atau Pasukan Oranye yang selama ini berperan menjaga kebersihan lingkungan.
Menurut dia, sinergi yang terbangun diharapkan dapat berlanjut melalui program-program bersama yang dilaksanakan secara berkala.


Pemerintah mencanangkan gerakan ASRI. Foto: Antara

Sementara itu, sebagai institusi yang menempati bangunan heritagepeninggalan kolonial, Yusharto menegaskan BSKDN memiliki tanggung jawab lebih besar dalam menjaga kelestarian dan kebersihan lingkungan kantor.

"Karena kita berada di kawasan heritage, mestinya perhatian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan ini jauh lebih baik dibandingkan tempat lainnya," kata dia.

Ke depan, BSKDN membuka peluang penerapan inovasi pengelolaan sampah sederhana, termasuk pemanfaatan magot, sebagai bagian dari upaya pengurangan timbulan sampah di lingkungan kantor.

"Kita akan coba menilai apakah di tempat kerja kita bisa juga digunakan instalasi pengelolaan sampah sederhana (dengan memanfaatkan magot) menjadi bagian dari gerakan pengurangan himpunan sampah berikut berikut mengurangi timbulan sampah yang ada di BSKDN," tutur dia.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(M Sholahadhin Azhar)