KA Bangunkarta Relasi Jombang-Pasarsenen Anjlok di Stasiun Bumiayu

Ilustrasi kereta api anjlok. (Metrotvnews.com)

KA Bangunkarta Relasi Jombang-Pasarsenen Anjlok di Stasiun Bumiayu

Silvana Febiari • 6 April 2026 17:32

Purwokerto: PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 5 Purwokerto menangani tiga kereta dari rangkaian KA Bangunkarta relasi Jombang-Pasarsenen yang anjlok di emplasemen Stasiun Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

Manajer Humas KAI Daop 5 Purwokerto M As’ad Habibuddin mengatakan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 14.15 WIB di KM 312+1, tepatnya di wesel 21A dan 21B. Kejadian tersebut mengganggu perjalanan kereta api di lintas tersebut.

“Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan KA Bangunkarta akibat gangguan perjalanan ini,” katanya, dilansir dari Antara, Senin, 6 April 2026. 
 


Ia mengatakan tidak lama setelah menerima informasi mengenai kejadian tersebut, seluruh tim tanggap darurat KAI Daop 5 Purwokerto langsung bergerak cepat menuju lokasi. Tim langsung melakukan penanganan serta berkoordinasi dengan pihak terkait.

Saat ini, petugas masih fokus pada proses evakuasi rangkaian kereta yang anjlok. Mereka juga menangani jalur agar segera bisa dilalui kembali oleh kereta api.

“Petugas KAI bersama tim terkait telah diterjunkan ke lokasi untuk memastikan proses evakuasi berjalan aman dan lancar serta meminimalkan dampak terhadap perjalanan kereta api lainnya,” ujar dia.

Akibat kejadian tersebut, petak jalan di lokasi anjlok untuk sementara waktu tidak dapat dilalui, baik jalur hulu maupun hilir. Sejumlah perjalanan kereta api mengalami gangguan.

Oleh karena itu, KAI sedang menyiapkan rekayasa berupaya pola operasi memutar untuk sejumlah perjalanan kereta api. “KAI terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna mempercepat proses penanganan di lokasi kejadian,” ungkapnya.


Ilustrasi kereta api anjlok. (Metrotvnews.com)


Terkait penyebab anjlok, KAI Daop 5 masih melakukan investigasi dan akan menyampaikan informasi lebih lanjut setelah proses penanganan di lapangan selesai. Sebagai bentuk komitmen pelayanan kepada pelanggan, pihaknya menyiapkan 10 unit bus untuk mengevakuasi penumpang KA Bangunkarta menuju tujuan masing-masing.

Ia mengimbau seluruh pelanggan untuk tetap tenang serta mengikuti arahan petugas di lapangan demi kelancaran proses evakuasi dan keselamatan bersama. Selain itu, pihaknya memastikan akan terus memberikan informasi terbaru terkait perkembangan situasi melalui berbagai kanal resmi perusahaan.

“Kami akan mengupayakan penanganan secara maksimal agar perjalanan kereta api dapat kembali normal secepat mungkin tanpa mengesampingkan aspek keselamatan,” tutur As’ad.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)