Kementrans Prioritaskan Indonesia Timur jadi Wilayah Transmigrasi Baru

Menteri Transmigrasi (Mentrans) Iftitah Sulaiman. Foto: Metro TV/Nattasya Amani.

Kementrans Prioritaskan Indonesia Timur jadi Wilayah Transmigrasi Baru

Nattasya Amani Vrazeti • 9 October 2026 20:30

Batam: Kementerian Transmigrasi (Kementrans) memprioritaskan kawasan Indonesia Timur dalam pengembangan wilayah transmigrasi baru. Wilayah timur dinilai memiliki potensi ekonomi yang kuat.

“Kami izin memprioritaskan terlebih dahulu teman-teman yang ada di Indonesia Timur,” ujar Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara di Batam, Kepulauan Riau, dikutip Jumat, 9 Oktober 2026.

Menurut Iftitah, lebih dari 60 kepala daerah telah mengajukan usulan agar wilayahnya menjadi kawasan transmigrasi baru. Namun, penentuan prioritas wilayah dilakukan secara saintifik dengan melihat langsung potensi ekonomi daerah.

“Tapi kami lakukan secara saintifik, mana yang punya potensi ekonomi itu yang kita dahulukan. Jadi kita fokusnya ke pengembangan ekonominya,” kata Iftitah.

Kementrans, kata Iftitah, menyeleksi ketat usulan wilayah dari puluhan kepala daerah tersebut agar tidak dimanfaatkan sekadar untuk mengejar insentif anggaran pusat. Pemerintah ingin memastikan pembangunan infrastruktur berorientasi pada kemajuan ekonomi wilayah.

“Dalam konteks misal membangun rumah, membangun jalan, karena anggarannya juga terbatas,” ujar Iftitah.


Ilustrasi wilayah Indonesia Timur. Foto: ANTARA/Qadri Pratiwi.

Ia mengatakan, Kementrans terus mengevaluasi secara menyeluruh agar wilayah yang ditetapkan menjadi kawasan transmigrasi dapat benar-benar tumbuh dan berkembang. Iftitah optimistis percepatan pembangunan kawasan transmigrasi akan berjalan optimal jika pemodelannya sudah disepakati bersama.

“Jadi kita justru ingin sekarang ini kita evaluasi, yang ditetapkan menjadi kawasan transmigrasi betul-betul berkembang. Nanti kalau sudah dapat modeling-nya pas, semuanya sudah sepakat dengan itu, saya yakin nanti akan ada percepatan,” kata Iftitah.

(Gabriella Thesa Widiari)