Serangan Israel Tewaskan Tujuh Warga Palestina Termasuk Dua Anak-anak

Bocah Palestina di Gaza dengan latar serangan Israel. Foto: Anadolu

Serangan Israel Tewaskan Tujuh Warga Palestina Termasuk Dua Anak-anak

Fajar Nugraha • 21 October 2026 05:50

Gaza: Setidaknya tujuh warga Palestina tewas, termasuk dua anak-anak dan sepasang suami istri, dalam serangkaian serangan Israel di Jalur Gaza pada Selasa 20 Oktober 2026.

Sementara 10 orang lainnya terluka dalam kejadian. Hal tersebut merupakan pelanggaran terbaru terhadap gencatan senjata.

Seorang warga Palestina tewas dan satu lainnya terluka dalam serangan Israel di dekat pemakaman al-Sawarha, yang terletak di sebelah barat kamp pengungsi Nuseirat di Gaza tengah, ungkap sumber medis kepada Anadolu.

Menurut sumber medis, seorang warga Palestina meninggal dunia akibat luka yang dideritanya dalam serangan pesawat nirawak atau drone Israel di kawasan al-Qusais, kamp pengungsi Jabalia, di wilayah utara.

Sumber medis juga menyampaikan kepada Anadolu bahwa seorang warga Palestina lainnya tewas dalam serangan Israel di lingkungan Zeitoun, sebelah tenggara Kota Gaza.

“Selain itu, seorang anak Palestina tewas akibat tembakan tentara Israel di kawasan Wadi Gaza, Jalur Gaza bagian tengah,” ujar sumber tersebut.

Sebuah sumber medis di Rumah Sakit Al-Shifa mengatakan kepada Anadolu bahwa jenazah sepasang suami istri dibawa ke rumah sakit tersebut, bersama dengan empat warga Palestina yang terluka, termasuk tiga perempuan menyusul serangan udara Israel terhadap sebuah rumah di bagian barat Kota Gaza.

Para saksi mata menuturkan bahwa sebuah helikopter Israel menembakkan setidaknya satu rudal ke rumah keluarga tersebut di dekat Rumah Sakit Al-Shifa, yang menewaskan pasangan itu dan melukai orang-orang lainnya.

Serangan tersebut memicu kebakaran di dalam rumah, yang kemudian berhasil dipadamkan oleh tim pertahanan sipil, tambah para saksi.

Di Gaza selatan, seorang anak Palestina tewas akibat tembakan Israel di kawasan Qizan Abu Rashwan, sebelah selatan Khan Younis.

Lima warga Palestina lainnya, termasuk seorang perempuan dan dua anak-anak, terluka akibat tembakan tentara Israel di Hamad City, sebelah utara Khan Younis, serta di sejumlah area di selatan kota tersebut.

Di wilayah timur Kota Gaza, tentara Israel melancarkan serangan artileri dan melepaskan tembakan dari kendaraan militer serta pesawat nirawak jenis quadcopter ke arah rumah-rumah warga Palestina dan tenda-tenda pengungsian di lingkungan Tuffah.

Serangan artileri dan tembakan terus berlangsung sepanjang malam. Para saksi mata melaporkan terdengarnya beberapa ledakan saat tentara Israel menghancurkan rumah-rumah serta bangunan sipil di wilayah yang berada di bawah kendali mereka.

Kapal-kapal perang Israel juga menembakkan peluru dan proyektil ke arah pesisir utara Kota Gaza, sementara kendaraan-kendaraan militer melepaskan tembakan ke arah wilayah Sudaniya di Jalur Gaza barat laut.

Para saksi mata mengatakan bahwa tank-tank Israel menembaki rumah-rumah serta tenda-tenda yang menjadi tempat berlindung bagi warga pengungsi di beberapa area di wilayah tengah, selatan, dan utara Khan Younis.

Mereka menambahkan, militer Israel juga melakukan penghancuran besar-besaran di wilayah-wilayah yang berada di bawah kendalinya di sebelah timur kota tersebut.

Pelanggaran Israel terhadap kesepakatan gencatan senjata telah mengakibatkan 1.522 warga Palestina tewas dan 5.421 lainnya terluka sejak 10 Oktober 2025, menurut data terbaru dari Kementerian Kesehatan Gaza.

Sejak Oktober 2023, Israel telah menewaskan lebih dari 74.000 warga Palestina dan melukai lebih dari 175.000 lainnya dalam perang di Gaza, sementara sekitar 90% infrastruktur sipil di wilayah tersebut telah mengalami kerusakan atau kehancuran.

(Fajar Nugraha)