JICA dan Indonesia Gelar Pelatihan Promosi Perdagangan untuk 6 Negara Afrika

JICA dan Pemerintah Indonesia menggelar pelatihan promosi perdagangan dan investasi untuk enam negara Afrika. (JICA Indonesia)

JICA dan Indonesia Gelar Pelatihan Promosi Perdagangan untuk 6 Negara Afrika

Willy Haryono • 29 September 2026 11:18

Jakarta: Badan Kerja Sama Internasional Jepang (JICA) bersama Pemerintah Republik Indonesia kembali menggelar Pelatihan Promosi Perdagangan dan Investasi bagi pejabat pemerintah dari negara-negara Afrika.

Pelatihan kedua tersebut berlangsung pada 28 September hingga 7 Oktober 2026 di Jakarta dan beberapa kota lainnya. Sebanyak 14 pejabat pemerintah dari enam negara Afrika mengikuti program ini, yakni Etiopia, Mozambik, Rwanda, Somalia, Sudan Selatan, dan Tanzania.

Selain itu, dua pengamat dari Sekretariat African Continental Free Trade Area (AfCFTA) dan East African Community (EAC) turut berpartisipasi dalam pelatihan.

Program ini bertujuan memperkuat kapasitas peserta dalam merumuskan dan melaksanakan kebijakan promosi perdagangan dan investasi antara Indonesia dan negara-negara Afrika.

Pelatihan tahun ini berfokus pada kawasan Afrika Timur yang dinilai memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan integrasi ekonomi di benua Afrika.

“Sebagai salah satu kawasan dengan pertumbuhan tercepat di Afrika, Afrika Timur memainkan peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, integrasi kawasan, perluasan perdagangan, serta peluang investasi di seluruh benua Afrika,” ujar Kepala Kantor Perwakilan JICA Indonesia Takeda Sachiko, dalam siaran pers yang diterima Metrotvnews.com, Selasa, 29 September 2026.

Pelatihan tersebut merupakan salah satu tindak lanjut dari Memorandum Kerja Sama antara JICA dan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia yang ditandatangani dalam ajang Indonesia-Africa Forum (IAF) 2024.

Inisiatif ini mencerminkan komitmen Indonesia dan Jepang dalam mendorong kemitraan ekonomi sekaligus memperkuat kapasitas promosi perdagangan dan investasi di negara-negara Afrika.

Pertukaran Pengalaman Indonesia dan Jepang

Selama sepuluh hari pelaksanaan program, peserta akan mendapatkan pemahaman mengenai berbagai kebijakan, tantangan, peluang, serta praktik terbaik dalam promosi perdagangan dan investasi berdasarkan pengalaman Indonesia dan Jepang.

Program ini juga menjadi wadah untuk memperkuat jejaring dan pertukaran pengetahuan antara Indonesia dan negara-negara Afrika maupun antarpeserta dari negara-negara Afrika.

Pembukaan pelatihan diselenggarakan pada 28 September 2026 di Jakarta. Acara tersebut dihadiri Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perdagangan Kementerian Perdagangan Djatmiko Bris Witjaksono, Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia Setya Utama, Kepala Kantor Perwakilan JICA Indonesia Takeda Sachiko, serta President of the Economic Research Institute for ASEAN and East Asia (ERIA) Watanabe Tetsuya.

Duta Besar Rwanda, Mozambik, dan Tanzania untuk Indonesia turut hadir dalam acara tersebut. Kehadiran mereka menunjukkan pentingnya inisiatif ini dalam memperkuat hubungan dan kerja sama antara Indonesia dan negara-negara Afrika.

Untuk memperkaya wawasan peserta mengenai integrasi ekonomi regional, pelatihan juga menghadirkan sesi dari Sekretariat ASEAN dan ERIA.

Melalui sesi tersebut, peserta akan mempelajari pengalaman ASEAN dalam mendorong perdagangan, investasi, dan integrasi ekonomi kawasan yang dapat menjadi referensi bagi negara-negara Afrika.

Melalui penyelenggaraan program ini, JICA dan Pemerintah Indonesia menegaskan kembali komitmennya untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, memperkuat kerja sama South-South and Triangular Cooperation (SSTC), serta mendorong terwujudnya kemitraan yang saling menguntungkan antara Asia dan Afrika.

Baca juga: JICA Bagikan Pengalaman Program Makan Sekolah Jepang untuk Dukung MBG

(Willy Haryono)