Lima Warga Palestina, Termasuk Seorang Waninta Tewas dalam Serangan Israel di Gaza

Mobil yang hancur akibat serangan Israel di Gaza pada 8 Oktober 2026. Foto: Anadolu

Lima Warga Palestina, Termasuk Seorang Waninta Tewas dalam Serangan Israel di Gaza

Fajar Nugraha • 9 October 2026 08:42

Gaza: Setidaknya lima warga Palestina, termasuk seorang wanita, tewas dan lebih dari belasan lainnya terluka dalam serangan Israel di berbagai wilayah Jalur Gaza pada Kamis 8 Oktober 2026.

Menurut sumber medis dan saksi mata, sebagaimana dilaporkan Anadolu, serangan tersebut menyasar kawasan Tel al-Hawa serta area Al-Tawam dan Amer Project di Kota Gaza, kawasan Al-Sudaniya di bagian barat laut, serta Al-Mawasi di barat laut Rafah dan wilayah di sekitar Bani Suheila serta timur laut Khan Younis.

“Seorang warga Palestina bernama Mohammed Rajab Warsh Agha meninggal dunia akibat luka yang dideritanya dalam serangan udara Israel yang menghantam tenda pengungsian di Egyptian Camp, kawasan Al-Tawam, barat laut Kota Gaza,” ujar sebuah sumber medis mengatakan kepada Anadolu, seperti dikutip dari Middle East Monitor, Jumat 9 Oktober 2026.

Sebelumnya, sumber medis di Rumah Sakit Lapangan Utara milik Bulan Sabit Merah Palestina menyatakan bahwa dua warga Palestina terluka dalam serangan tersebut, dengan satu orang di antaranya dalam kondisi kritis.

Dalam serangan terpisah, dua warga Palestina tewas dan tiga lainnya terluka -,satu di antaranya kritis,- ketika sebuah pesawat nirawak (drone) Israel menghantam kendaraan sipil di kawasan Tel al-Hawa, bagian selatan Kota Gaza.

Berdasarkan ketengan sumber kesehatan, para korban telah dilarikan ke Rumah Sakit Al-Shifa.

Sebelumnya pada Kamis, seorang wanita Palestina tewas, sementara suami dan dua anaknya terluka ketika tembakan artileri Israel menghantam tenda mereka di kawasan Amer Project, barat laut Kota Gaza.

Sumber medis di Rumah Sakit Al-Shifa mengidentifikasi wanita tersebut sebagai Ahlam Mubarak (30 tahun) dan menyatakan bahwa suaminya mengalami luka parah.

Secara terpisah, seorang pemuda Palestina bernama Ahmed Khamis Abu Naja meninggal dunia akibat luka yang dideritanya dalam serangan udara Israel terhadap sebuah kendaraan di Kota Gaza sekitar satu minggu yang lalu.

Saksi mata juga menuturkan kepada Anadolu bahwa pasukan angkatan laut Israel melepaskan tembakan dan meluncurkan peluru artileri dari arah lepas pantai Kota Gaza, sementara tembakan artileri lainnya menyasar kawasan Al-Sudaniya di bagian barat laut Jalur Gaza.

Di wilayah selatan Gaza, tujuh warga Palestina terluka ketika tembakan artileri Israel menghantam sebuah rumah di kawasan Al-Mawasi, barat laut Rafah, menurut keterangan sumber medis. Sumber-sumber setempat menyebutkan bahwa militer Israel juga menghancurkan bangunan tempat tinggal dan struktur lainnya di wilayah tempat pasukannya dikerahkan di sebelah timur laut Khan Younis.

Para saksi mata mengatakan pasukan Israel menjatuhkan bom asap di dekat bundaran Bani Suheila di sebelah timur Khan Younis, yang menyebabkan sejumlah tenda tempat berlindung warga Palestina yang mengungsi terbakar.

Hingga hari Rabu, pelanggaran Israel terhadap kesepakatan gencatan senjata telah menewaskan 1.467 warga Palestina dan melukai 5.161 orang lainnya, menurut Kementerian Kesehatan Gaza.

Sejak Oktober 2023, lebih dari 74.000 warga Palestina tewas dan lebih dari 175.000 orang terluka akibat serangan Israel di Gaza, sementara sekitar 90% infrastruktur wilayah tersebut telah hancur, menurut data pihak Palestina.

(Fajar Nugraha)