BMKG: November Masuk Musim Hujan, Diawali dari Sumatra

Peta prediksi hujan. (BMKG)

BMKG: November Masuk Musim Hujan, Diawali dari Sumatra

Lukman Diah Sari • 3 November 2026 15:50

Jakarta: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan sebagian besar wilayah Indonesia diprediksi masuk musim hujan pada periode November 2026 sebanyak 185 Zona Musim/ZOM atau 24,66 persen luas daratan Indonesia. Sedangkan pada Desember 2026, bertambah jadi 266 ZOM.

"Awal musim penghujan ini akan diawali dari wilayah Sumatra bagian utara sebelum merata secara bertahap ke wilayah Indonesia lainnya," ujar BMKG dalam laman resmi, Selasa, 3 November 2026.

Berdasarkan analisis BMKG, kedatangan musim hujan periode 2026/2027 ini diprediksi datang lebih lambat atau mundur dari biasanya di sebagian besar wilayah (529 ZOM atau 61,08 persen). Sedangkan sebagian kecil lainnya (26 ZOM atau 2,15 persen) mengalami awal musim yang sama dengan kondisi normal.

Meski kedatangan hujan cenderung mundur, akumulasi curah hujan secara umum diprediksi tetap berada pada kategori normal atau mendekati kondisi rata-rata klimatologisnya, yang mencakup 510 ZOM atau 69,76 persen luas daratan.

Fase krusial dari musim penghujan ini diprakirakan mencapai puncaknya secara bergelombang pada Desember 2026 yakni 155 ZOM atau 36,94 persen. Kemudian pada Januari 2027 yakni 162 ZOM atau 25,68 persen, dan Februari 2027 yakni 190 ZOM atau 16,79 persen).

Ilustrasi Hujan. Foto: Dok. Metrotvnews

Puncak musim hujan yang akan beririsan langsung dengan tingginya mobilitas masyarakat pada kalender libur akhir tahun ini diprediksi terjadi lebih lambat di 332 ZOM atau 50,76 persen dan sama dengan normalnya di 275 ZOM 39,69 persen.

BMKG juga mencatat sebuah anomali terkait durasi. Secara keseluruhan, musim hujan 2026/2027 di sebagian besar wilayah Indonesia yakni 482 ZOM atau 51,90 persen luas daratan, diprediksi akan berlangsung lebih pendek dibandingkan dengan periode normalnya.

(Lukman Diah Sari)