Sejumlah sepeda motor mogok akibat menerobos banjir di Jalan DI Panjaitan. Foto: Antara.
Puluhan Motor Mogok Gegara Terobos Banjir di Jalan DI Panjaitan Jaktim
Anggi Tondi Martaon • 29 January 2026 10:40
Jakarta: Jalan DI Panjaitan, Jatinegara, Jakarta Timur (Jaktim), banjir pada Kamis pagi, 29 Januari 2026. Puluhan sepeda motor mogok akibat menerobos banjir setinggi 50 sentimeter (cm).
"Iya, ini motor saya lagi mogok, enggak mau nyala mesinnya tadi pas saya terobos jalanan di sini," kata salah satu pengendara sepeda motor yang bernama Farid, 34, dikutip dari Antara, Kamis, 29 Januari 2026.
Farid mengakui kendaraannya mogok karena air masuk ke knalpot. Menurut dia, hujan yang turun sejak Kamis pagi telah membuat genangan air semakin tinggi dan sulit dilalui kendaraan roda dua.
"Kebetulan dari pagi hujan terus. Jalanan di DI Panjaitan jadi banjir, air masuk ke knalpot. Ketinggian air setengah ban, sekitar 50 sentimeter ada," ujar Farid.
Farid menjelaskan mesin motornya tidak dapat dinyalakan karena air sudah memenuhi bagian knalpot. Akibatnya, ia terpaksa menepi dan menunggu hingga kondisi memungkinkan agar kendaraannya dapat kembali dihidupkan.
Meskipun sering melintasi Jalan DI Panjaitan dalam aktivitas sehari-hari, Farid mengaku banjir kali ini jauh lebih parah dibandingkan biasanya. Tingginya genangan membuat sepeda motor rentan mogok jika dipaksakan melintas.
"Sebenarnya sering lewat sini, tapi baru kali ini mogok karena airnya tinggi," tutur Farid.
Pantauan di lokasi, banjir di Jalan DI Panjaitan menyebabkan arus lalu lintas tersendat. Sejumlah pengendara motor terlihat mendorong kendaraannya yang mogok. Sedangkan mobil melaju perlahan untuk menghindari kerusakan mesin.

Banjir di Jalan DI Panjaitan Jatinegara. Foto: Antara
Petugas tampak berjaga untuk mengatur lalu lintas dan membantu pengendara yang terdampak banjir. Pengguna jalan diimbau agar berhati-hati atau mencari jalur alternatif guna menghindari kemacetan serta risiko kendaraan mogok.
Sementara itu, petugas kepolisian memberlakukan rekayasa lalu lintas dengan mengalihkan sebagian lajur ke arah berlawanan (contra flow) di ruas Jalan DI Panjaitan menyusul banjir yang merendam badan jalan tersebut sejak Kamis pagi. Langkah itu dilakukan untuk mengurai kepadatan kendaraan akibat genangan air setinggi 40-50 cm.
"Sementara, kita berlakukan contra flow untuk khusus sepeda motor karena memang banjir sudah merendam Jalan DI Panjaitan ini sejak pagi tadi," kata Wakil Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Metro Jakarta Timur Kompol Sunaryo di Jalan DI Panjaitan, Jatinegara, Jaktim.
Akibat kondisi tersebut, arus lalu lintas dari kedua arah terdampak. Antrean kendaraan mengular sepanjang 500 meter hingga satu kilometer.
Untuk meminimalisir kepadatan, petugas menerapkan contra flow khusus sepeda motor di satu lajur menuju persimpangan Halim Lama. Sedangkan kendaraan dari arah UKI dialihkan dengan dibelokkan ke kiri menuju Jalan Otista Raya.
Rekayasa lalu lintas tersebut bersifat situasional dan terus dievaluasi sesuai perkembangan kondisi di lapangan.