Anak-anak di pelosok Kabupaten Agam yang menerima bantuan pendidikan. Foto: Ist
Akses Pendidikan Terbatas, Puluhan Siswa di Pelosok Agam Terima Bantuan Alat Sekolah
Fajar Nugraha • 26 January 2026 10:35
Agam: Keterbatasan akses pendidikan masih dihadapi sejumlah wilayah pelosok di Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Kondisi tersebut terlihat dari minimnya sarana penunjang belajar yang diterima siswa di sekolah dasar dan madrasah diniyah di Kecamatan Tanjung Raya.
Sebanyak 75 siswa di SD Negeri 09 Bancah dan Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA) Bancah Maninjau, Jorong Bancah, Nagari Maninjau, menerima bantuan perlengkapan sekolah pada Sabtu, 24 Januari 2026. Bantuan berupa tas dan alat tulis tersebut diberikan untuk mendukung kegiatan belajar siswa di wilayah dengan keterbatasan akses pendidikan.
Selain bantuan pendidikan, sejumlah warga di Jorong Labuah, Desa Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, juga menerima paket kebutuhan pokok. Bantuan tersebut disalurkan untuk meringankan beban warga yang terdampak kondisi ekonomi dan keterbatasan infrastruktur pascabencana.

Sekretaris Jenderal Garda Satu, Solihin Pure, menyebut bantuan alat sekolah diberikan sebagai respons atas kebutuhan dasar pendidikan di wilayah terpencil.
“Masih banyak siswa di daerah pelosok yang membutuhkan dukungan perlengkapan belajar agar aktivitas pendidikan dapat berjalan optimal,” ujarnya.
Kegiatan penyaluran bantuan dilakukan bekerja sama dengan Bawang Mas Center dan Wahana Muda Indonesia. Sejumlah pengurus organisasi turut hadir dalam penyerahan bantuan di lokasi.
Kabupaten Agam merupakan salah satu daerah dengan kontur geografis perbukitan dan akses antarkampung yang terbatas, sehingga berdampak pada pemerataan layanan pendidikan. Bantuan perlengkapan sekolah dinilai dapat menjadi dukungan awal bagi siswa untuk tetap mengikuti proses belajar secara berkelanjutan