Tekanan Ekonomi Meningkat, Ini Gejala dan Penyebab Utama Stres Finansial

Ilustrasi pexels

Tekanan Ekonomi Meningkat, Ini Gejala dan Penyebab Utama Stres Finansial

Putri Purnama Sari • 27 January 2026 16:15

Jakarta: Tekanan kebutuhan hidup yang terus meningkat kerap membuat sebagian orang merasa terbebani secara ekonomi. Kondisi ini dikenal sebagai stres finansial, yakni situasi ketika seseorang merasa cemas, khawatir, atau tertekan akibat masalah keuangan

Jika tidak dikelola dengan baik, stres finansial dapat berdampak serius pada kesehatan mental, fisik, hingga hubungan sosial. Berdasarkan data GoodStats, faktor utama penyebab stres finansial adalah ketidakpastian kondisi keuangan di masa depan. 

Faktor lain yang turut memicu tekanan ini meliputi kesejahteraan keluarga, kondisi keuangan sehari-hari, hubungan pribadi atau keluarga, kesehatan mental dan fisik, serta ketidakstabilan pekerjaan.

Gejala stres finansial umumnya muncul dalam bentuk insomnia, sakit kepala, mudah marah, sulit berkonsentrasi, hingga menarik diri dari kehidupan sosial. Oleh karena itu, penting untuk memahami cara mengatasi stres finansial agar tidak berlarut-larut.

Penyebab Umum Stres Finansial

Stres finansial dapat muncul dari berbagai situasi, seperti:
  • Kenaikan biaya hidup yang tidak diimbangi peningkatan pendapatan
  • Cicilan dan utang dengan bunga yang harus dibayar setiap bulan
  • Kondisi darurat tak terduga, seperti biaya kesehatan
  • Keterlambatan gaji atau ketidakpastian pekerjaan
Selain itu, tuntutan sosial seperti menghadiri acara keluarga, pernikahan, atau memberikan sumbangan juga kerap menjadi beban tambahan. Meski dianggap sebagai bagian dari norma sosial, pengeluaran yang datang tanpa perencanaan dapat memperparah kondisi keuangan.
 

Cara Mengatasi Stres Finansial Secara Efektif


Ilustrasi. Foto: Dok Metrotvnews.com

Agar stres finansial tidak berdampak lebih luas, berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan:

1. Terbuka tentang Masalah Keuangan
Jangan ragu menceritakan kondisi keuangan kepada keluarga, teman, atau orang terpercaya. Dukungan emosional dan saran dari orang lain dapat membantu meringankan beban.

2. Kelola Emosi dan Pola Hidup Sehat
Mengelola stres tidak hanya soal uang. Terapkan gaya hidup sehat dengan berolahraga rutin, menjaga pola makan, tidur cukup, dan tetap bersosialisasi agar kesehatan mental terjaga.

3. Buat Catatan dan Perencanaan Keuangan
Mencatat pemasukan dan pengeluaran membantu memahami kondisi keuangan secara realistis. Dengan perencanaan yang baik, pengeluaran dapat dikontrol dan prioritas keuangan lebih jelas.

4. Kurangi Pengeluaran yang Tidak Mendesak
Evaluasi kembali kebutuhan dan keinginan. Meminimalkan pengeluaran yang tidak terlalu penting dapat membantu memperbaiki kondisi keuangan secara bertahap.

Dampak Stres Finansial Jika Tidak Diatasi

Stres finansial yang dibiarkan berlarut-larut dapat menimbulkan berbagai dampak negatif, seperti gangguan tidur, penurunan produktivitas kerja, konflik dalam hubungan sosial, hingga masalah kesehatan mental. 

Kekhawatiran berlebihan terhadap keuangan juga dapat membuat seseorang menarik diri dari lingkungan sosial, yang justru memperburuk kondisi psikologis. Oleh karena itu, mengenali penyebab dan menerapkan cara mengatasi stres finansial sejak dini menjadi langkah penting agar keseimbangan hidup tetap terjaga.

(Jessica Nur Faddilah)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Arga Sumantri)