Kesehatan Hewan Ternak di Kudus Dipantau Jelang Iduladha

Puluhan ekor hewan ternak sapi yang ditawarkan di Pasar Hewan Mejobo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. (ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif)

Kesehatan Hewan Ternak di Kudus Dipantau Jelang Iduladha

Silvana Febiari • 13 May 2026 12:59

Kudus: Dinas Pertanian Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, memantau kesehatan hewan ternak di kandang-kandang peternak menjelang Hari Raya Iduladha 2026. Langkah ini dilakukan untuk memastikan hewan yang akan dikonsumsi masyarakat aman.

"Sebelumnya, kami mengawali dengan pendataan populasinya karena menjelang Hari Raya Iduladha biasanya banyak peternak yang mulai mendatangkan ternak dari luar daerah," kata Kabid Peternakan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus Arin Nikmah, dilansir dari Antara, Rabu, 13 Mei 2026. 

Ia mencatat ada 18 kandang hewan ternak yang menjadi sasaran untuk dipantau. Tujuannya untuk memastikan hewan ternak yang dimiliki benar-benar sehat dan layak menjadi hewan kurban.
 


Belasan kandang hewan ternak tersebut, kata dia, tidak hanya milik pedagang, melainkan juga kandang ternak milik peternak. Termasuk pasar hewan juga menjadi sasaran pemantauan kesehatan.

Alasan memprioritaskan pemantauan kesehatan hewan ternak di kandang peternak maupun pedagang, kata dia, karena tren penjualan hewan kurban lebih banyak ke kandang, dibandingkan ke pasar hewan. Hingga 13 Mei, sudah sebagian yang dipantau dan hasilnya belum menemukan adanya temuan penyakit.


Ilustrasi hewan kurban. Foto: Medcom.id


"Kalaupun ada yang keluhan karena faktor kelelahan saat distribusi serta luka lecet karena saat penurunan dari kendaraan. Kami juga menawarkan ke pedagang untuk melakukan vaksinasi penyakit mulut dan kuku (PMK), jika ternak yang diperoleh belum divaksin," ujarnya.

Dengan adanya vaksinasi PMK, diharapkan bisa mencegah potensi penularan penyakit PMK.

Ia meminta masyarakat yang hendak membeli hewan ternak untuk dijadikan hewan kurban tetap waspada. "Kami juga membuka pelayanan pengecekan kesehatan hewan ternak sebelum dijadikan hewan kurban," ucapnya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)