Lelang Pengelola Baru Bandung Zoo Rampung Akhir Mei

Bandung Zoo atau Kebun Binatang Bandung. MI

Lelang Pengelola Baru Bandung Zoo Rampung Akhir Mei

Lukman Diah Sari • 12 May 2026 14:46

Kota Bandung: Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung, Jawa Barat, menargetkan proses lelang pengelola baru Kebun Binatang Bandung (Bandung Zoo) rampung pada akhir Mei 2026. Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menjelaskan saat ini proses seleksi masih berjalan dan belum sampai pada tahap penetapan pemenang.

“Jadi pada 29 Mei kita sudah akan mendapatkan pengelola baru,” kata Farhan dalam keterangan yang diterima di Bandung, Selasa, 12 Mei 2026, melansir Antara.

Dia mengatakan pihak yang mengikuti lelang masih dalam tahap evaluasi kelayakan, sehingga belum dapat dipastikan siapa yang akan ditunjuk sebagai pengelola. Ia menyebut dari sekitar 85 pihak yang awalnya menunjukkan minat, kini tersaring menjadi empat hingga lima peserta yang telah mengambil dokumen lelang secara resmi.

“Artinya ini bukan gagal, tapi memang belum lulus tahap seleksi. Kita tidak bisa menyederhanakan proses ini karena menyangkut banyak aspek penting,” ujar Farhan.

Farhan memastikan seluruh proses seleksi dilakukan secara transparan dan keputusan akhir sepenuhnya berada di tangan panitia lelang. Ia menambahkan pemerintah juga tengah memperpanjang Nota Kesepahaman (MoU) dengan Kementerian Kehutanan (Kemenhut) terkait penanganan satwa dan keberlanjutan operasional kebun binatang.

“Perpanjangan MoU ini penting agar penanganan satwa dan pekerja tetap berjalan dengan baik sampai ada pengelola baru,” kata Farhan.

Ilustrasi: Perawat satwa memandikan Tapir (Tapirus indicus) di kandang area Bandung Zoo, Bandung, Jawa Barat, Selasa (5/5/2026). ANTARA FOTO/Novrian Arbi/agr

Ia mengungkapkan apabila hingga batas waktu yang ditentukan tidak ada pengelola yang memenuhi syarat, maka pengelolaan kebun binatang berpotensi diambil alih oleh pemerintah pusat.

“Kalau sampai gagal, semua bisa diambil alih pemerintah pusat. Tentu kita ingin tetap ada peran daerah,” ucap Farhan.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)