Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Restoran di Nusa Dua

Pemadaman kebakaran di area Agung Restoran, Nusa Dua, Bali, Jumat, 24 April 2026. (Humas Polresta Denpasar)

Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Restoran di Nusa Dua

Lukman Diah Sari • 24 April 2026 14:43

Denpasar: Polresta Denpasar dan Polsek Kuta Selatan menyelidiki penyebab kebakaran bangunan Agung Restoran di area Hotel Club Med, kawasan Nusa Dua, Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali, pada Jumat pagi, 24 April 2026. Polisi telah melakukan langkah awal penanganan, mulai dari menerima laporan, mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), hingga mengumpulkan keterangan saksi.

“Penyelidikan masih berlangsung untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran,” kata Kapolsek Kuta Selatan AKP Muhammad Bhayangkara Putra Sejati melansir Antara.

Ia menjelaskan laporan kejadian diterima sekitar pukul 07.40 Wita. Sementara itu, kebakaran diduga mulai terjadi sekitar pukul 06.50 Wita, saat aktivitas persiapan sarapan berlangsung di area dapur (kitchen).

Berdasarkan keterangan saksi petugas keamanan, Komang Adi Sugita, kejadian pertama kali diketahui setelah alarm kebakaran terpantau dari pos pemantauan. Saat dilakukan pengecekan bersama regu jaga, api sudah membesar dan melalap area dapur serta restoran.

Pihak hotel kemudian menghubungi resepsionis untuk meneruskan laporan ke petugas pemadam kebakaran. Tidak lama berselang, tim damkar ITDC tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman.

Keterangan serupa disampaikan sejumlah saksi lain, termasuk Supervisor Agung Restoran Imam Hambali dan staf dapur. Mereka menyebut api diduga berasal dari mesin penggoreng (deep fryer) akibat minyak yang terlalu panas.


Pemadaman kebakaran di area Agung Restoran, Nusa Dua, Bali, Jumat, 24 April 2026. (Humas Polresta Denpasar)

Upaya pemadaman awal menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) sempat dilakukan, namun api dengan cepat membesar hingga mencapai plafon bangunan yang sebagian berbahan kayu dan beratap sirap.

Sebanyak delapan unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi, terdiri dari enam unit dari Pemadam Kebakaran Badung dan dua unit dari ITDC. Kebakaran tersebut menghanguskan bangunan dua lantai seluas kurang lebih 5.000 meter persegi.

Area yang terdampak meliputi Agung Restoran di lantai dua serta sejumlah fasilitas di lantai satu seperti butik, booth photoshop, ruang rapat, dan kantor akunting. Tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian materiil diperkirakan mencapai lebih dari Rp5 miliar.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)