Daycare Little Aresha, Yogyakarta. Foto: Dok. Antara.
Menteri HAM Tunggu Laporan Investigasi Terkait Kasus Daycare Yogyakarta
Fachri Audhia Hafiez • 4 May 2026 19:58
Jakarta: Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai bergerak cepat menanggapi dugaan kekerasan dan diskriminasi anak yang terjadi di fasilitas penitipan anak (daycare) Little Aresha, Yogyakarta. Pigai telah menginstruksikan tim khusus untuk melakukan verifikasi lapangan guna memastikan perlindungan terhadap puluhan anak yang terindikasi menjadi korban.
“Hari itu juga saya perintahkan tim Kementerian HAM turun ke cek dan mereka sudah datangi, dan saya tinggal tunggu laporan masuk hari ini,” ujar Pigai di Jakarta, dilansir Antara, Senin, 4 Mei 2026.
Pigai menjelaskan bahwa tim Kementerian HAM telah berada di lokasi sejak laporan diterima dan saat ini pihaknya tengah menunggu hasil pemeriksaan komprehensif dari Kantor Wilayah Jawa Tengah.
Laporan tersebut nantinya akan menjadi rujukan utama bagi pemerintah dalam menentukan langkah hukum serta perbaikan sistem pengawasan terhadap layanan penitipan anak di Indonesia.
“Tinggal laporan dari Kantor Wilayah Jawa Tengah hari ini masuk dan kita akan sampaikan melalui rilis terkait dengan daycare,” tambahnya.

Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai di Jakarta. Foto: ANTARA/Devi Nindy.
Kasus ini menjadi sorotan publik setelah pihak kepolisian melakukan penggerebekan pada Jumat, 24 April 2026, menyusul adanya laporan perlakuan diskriminatif. Berdasarkan data awal, sebanyak 53 anak dari total 103 anak di fasilitas tersebut terindikasi mengalami kekerasan yang diduga telah berlangsung selama setahun terakhir.
Pigai menegaskan bahwa penanganan kasus ini juga sejalan dengan komitmen Presiden yang menaruh perhatian besar pada isu perlindungan anak dan pembenahan layanan daycare secara nasional.
“Presiden sendiri sudah menyatakan akan memberi perhatian terkait dengan daycare,” tegas Pigai.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun Google News Metrotvnews.com