Genjot Transformasi Ekonomi, Pengusaha Didorong Bangun Bisnis Berkelanjutan

Foto bersama setelah diskusi Sustainable Business Sharing Session yang digelar Olahkarsa bersama Universitas Ciputra. Foto: dok Istimewa.

Genjot Transformasi Ekonomi, Pengusaha Didorong Bangun Bisnis Berkelanjutan

Husen Miftahudin • 26 June 2026 19:32

Jakarta: Olahkarsa mengajak para pengusaha untuk membangun bisnis berkelanjutan melalui penyelenggaraan Sustainable Business Sharing Session bertajuk "Empowering Future Leaders through Entrepreneurial Sustainability" di Universitas Ciputra Jakarta.

Kegiatan yang berkolaborasi dengan Universitas Ciputra ini menjadi ruang kolaborasi antara para profesional dan pelaku usaha untuk berbagi wawasan, pengalaman, serta praktik terbaik dalam implementasi sustainability dan ESG.

Melalui sharing session ini, peserta memperoleh pemahaman mengenai keterkaitan antara entrepreneurship dan sustainability dalam menciptakan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

Diskusi yang berlangsung menyoroti bagaimana semangat kewirausahaan, inovasi, dan kolaborasi dapat menjadi faktor penting dalam mengintegrasikan prinsip keberlanjutan ke dalam strategi dan operasional organisasi.

Dalam sesinya Associate Professor, Corporate Entrepreneurship Expert Deputy Head Export Kadin Jawa Timur Eric Harianto menjelaskan entrepreneurship berkaitan dengan penciptaan bisnis baru dan kemampuan melihat peluang, mendorong inovasi, serta menciptakan nilai.

"Ketika dipadukan dengan prinsip sustainability, entrepreneurship dapat menjadi penggerak transformasi yang memberikan manfaat bagi bisnis maupun masyarakat," ungkap Erick dikutip dari keterangan tertulis, Jumat, 26 Juni 2026.

Sejalan dengan pandangan tersebut, CEO dan Co-Founder Olahkarsa Unggul Yoga Ananta, menilai masa depan bisnis tidak hanya ditentukan oleh pertumbuhan, tetapi juga oleh dampak yang dihasilkan.

"Masa depan bisnis tidak hanya ditentukan oleh kemampuan menciptakan pertumbuhan, tetapi juga oleh kemampuan menciptakan dampak yang berkelanjutan. Sehingga, entrepreneurship dan sustainability perlu diintegrasikan sebagai bagian dari strategi bisnis yang saling memperkuat," tegas Unggul.
 

Baca juga: Maman Abdurrahman: Pengembangan UMKM Butuh Sinergi Antarpihak


(Diskusi Sustainable Business Sharing Session yang digelar Olahkarsa bersama Universitas Ciputra. Foto: dok Istimewa)
 

Sustainability jadi fondasi nilai jangka panjang


Dari perspektif industri keuangan, Direktur Jaringan dan Operasi PT Pegadaian Eka Pebriansyah menilai keberlanjutan kini menjadi salah satu pertimbangan strategis dalam pengambilan keputusan bisnis dan keuangan.

Ia menilai organisasi yang mampu memadukan inovasi, tata kelola yang baik, dan prinsip keberlanjutan akan memiliki fondasi lebih kuat dalam menciptakan nilai jangka panjang.

Sementara itu, Head of Sustainability, Security & Safety Arya Noble Group Oemar Saputra membagikan pengalaman dari industri beauty and wellness terkait pentingnya inovasi yang mempertimbangkan dampak terhadap lingkungan dan masyarakat.

Perspektif tersebut menunjukkan praktik keberlanjutan dan entrepreneurship dapat berjalan beriringan untuk membangun bisnis yang adaptif, relevan, dan berkelanjutan.

Melalui penyelenggaraan Sustainable Business Sharing Session, Olahkarsa bersama Universitas Ciputra berharap dapat memperkuat pemahaman entrepreneurship dan sustainability merupakan dua elemen yang saling melengkapi dalam menjawab tantangan bisnis masa depan.

Forum ini juga diharapkan mampu mendorong lahirnya future leaders yang dapat mengubah inovasi menjadi dampak nyata, sekaligus menciptakan pertumbuhan berkelanjutan bagi bisnis dan masyarakat.

(Husen Miftahudin)