Harga Sembako di Solo Stabil Jelang Idulfitri

Wali Kota Solo Respati Ardi melakukan pengecekan harga sembako menjelang Lebaran di Pasar Nusukan Solo. Metrotvnews.com/Triawati

Harga Sembako di Solo Stabil Jelang Idulfitri

Triawati Prihatsari • 10 March 2026 16:20

Solo: Wali Kota Solo Respati Ardi melakukan pengecekan stok dan harga sembako dan barang penting (Bapokting) di Pasar Nusukan Solo menjelang Lebaran, Selasa, 10 Maret 2026. Dalam pengecekan tersebut, ia memastikan harga sembako dan barang penting lainnya dalam kondisi stabil. 

Pengecekan dilakukan bersama pihak terkait, antara lain Perum Bulog, Kantor Perwakilan Bank Indonesia, dan Satgas Pangan Solo. Meskipun harga sembako relatif stabil, ia tetap menerima keluhan dari pedagang akibat menurunnya daya beli masyarakat.

"Harganya stabil, namun daya beli masyarakat yang perlu kita pacu lagi. Tadi banyak disampaikan ada kacang mete bisa beli online, snack kering bisa beli online. Kita perlu program untuk mengkampanyekan kembali belanja ke pasar karena experience belanja di pasar sangat penting, interaksi antar masyarakat juga menjadi penting,” ujar Respati, di Solo. 
 


Ia akan menggandeng sejumlah instansi terkait untuk membuat gerakan yang mengajak warga kembali berbelanja di pasar tradisional. Upaya ini bertujuan agar roda perekonomian di Kota Solo meningkat dan merata.

Semetara itu, Pemimpin Bulog Kantor Cabang Solo, Nanang Harianto, mengatakan stok bahan pangan menjelang Lebaran dalam kondisi aman. Saat ini, stok beras di Solo mencapai 68 ribu ton dan minyak 500 ribu liter, cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga enam bulan ke depan.

“Secara stok aman dan harga stabil. Harapannya masyarakat jangan khawatir, tidak perlu panic buying karena semua masih cukup secara stok maupun dari harganya tidak ada mengalami kenaikan. Dari Bulog sendiri juga dijaga harganya, minyak di harga 14.500 kemudian beras ada 11.000 yang bisa didapatkan di pasar-pasar,” ungkap Nanang. 


Ilustrasi pasar. Foto: Media Indonesia/Atet Dwi.


Ia mengajak masyarakat untuk kembali meramaikan pasar-pasar tradisional dengan membeli kebutuhan pokok secukupnya. Pihaknya juga menyalurkan pasokan ke Pasar Murah, Koperasi Kelurahan, dan Desa.

“Per 1 Maret kemarin melalui dinas dan instansi pemerintah, melalui koperasi kelurahan dan Koperasi Desa Merah Putih itu kami terus laksanakan untuk stabilisasi harga di tingkat masyarakat. Kami menyediakan beras, minyak, dan gula yang memang kami fokuskan di tiga komoditi tersebut,” imbuh Nanang. 

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)