Presiden FIFA Gianni Infantino bersama Ketua Umum PSSI sekaligus Menteri Pemuda dan Olahraga RI Erick Thohir. (ANTARA/Instagram-FIFA)
Daftar Negara yang Mendukung dan Menentang Infantino, Indonesia Bagaimana?
Riza Aslam Khaeron • 12 August 2026 19:26
Jakarta: Reputasi Presiden FIFA Gianni Infantino kian merosot setelah ia mencoba menjual saham Piala Dunia kepada investor swasta lewat rencana pembentukan badan FIFA Forward Enterprise (FFE). Rencana tersebut akhirnya dibatalkan menyusul hujan kritik dari sejumlah federasi sepak bola dunia.
Meskipun telah dibatalkan, kecaman terhadap Infantino masih bergejolak dan berpotensi memengaruhi peluang pemilihan ulangnya sebagai Presiden FIFA yang dijadwalkan berlangsung pada Maret 2027 di Maroko.Beberapa federasi, termasuk Inggris dan Norwegia, menyatakan akan menentang pemilihan kembali Infantino, meskipun sebelum kontroversi FFE merebak mereka sempat secara terbuka menyatakan dukungan.
Dalam kontestasi jajak suara antar dua kandidat dalam pemilihan Presiden FIFA, Infantino harus mengamankan suara mayoritas ,setidaknya persetujuan dari 106 anggota federasi, untuk kembali terpilih sebagai presiden.
Lantas, negara-negara mana saja yang mendukung dan menolak? Berikut adalah daftarnya.
Federasi yang Mendukung Infantino

Presiden FIFA Gianni Infantino di Miami (AS) pada 10 Juni 2025. (EFE/Giorgio Viera)
Mengutip Reuters pada 10 Agustus 2026, hampir 70 dari 211 federasi anggota FIFA telah menyatakan secara terbuka akan memilih kembali Infantino. Berikut beberapa di antaranya:
- Maroko
- Qatar
- Kuwait
- Lebanon
- Sri Lanka
- Indonesia
- Filipina
- Meksiko
- Argentina
- Paraguay
- Ekuador
- Bolivia
Federasi yang Menentang Infantino
Perlawanan paling tegas muncul dari benua Eropa. Sejumlah federasi yang sebelumnya telah mengirimkan surat dukungan untuk pencalonan kembali Infantino memutuskan untuk menarik dukungan tersebut setelah timbulnya kontroversi FFE. Beberapa diantaranya adalah:- Wales
- Inggris
- Serbia
- Swedia
- Finlandia
- Albania
- Kroasia
- Norwegia
- Yordania
UEFA, AFC, dan Concacaf Tuntut Infantino Mundur
Badan sepak bola Eropa (UEFA) yang menaungi 55 anggota, Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) dengan 47 anggota, serta federasi sepak bola Amerika Utara, Tengah, dan Karibia (Concacaf) yang menaungi 41 anggota, dilaporkan tengah mendesak Gianni Infantino untuk mengundurkan diri usai sebelumnya telah menyampaikan surat terbuka yang menyebut tindakan Infantino sebagai "pelanggaran kepercayaan" pascakontroversi FFE.Berdasarkan The Guardian pada 10 Agustus 2026, surat tersebut ditandatangani oleh Presiden UEFA Aleksander Ceferin, Presiden AFC Sheikh Salman bin Ibrahim Al Khalifa, dan Presiden Concacaf Victor Montagliani.
"Ini bukan tentang memegang, atau menuntut, kekuasaan untuk digenggam. Ini adalah tugas pengabdian kepada keluarga sepak bola yang telah memberikan kepercayaannya. Ketika kepercayaan itu dirusak melalui tipu daya, ketika seorang individu menempatkan dirinya di atas kolektif yang memberinya wewenang, maka tugas pengabdian tersebut telah ditinggalkan," demikian isi surat yang dilaporkan oleh The Guardian.
Ketiga presiden konfederasi tersebut juga mendesak dilakukannya peninjauan independen oleh badan di luar struktur sepak bola untuk mengusut tuntas skandal ini.
Namun sikap masing-masing anggota di luar federasi regional berbeda. Hingga saat ini, hanya sedikit negara-negara Eropa yang secara terbuka menentang Infantino.
CONMEBOL dan CAF Tetap Dukung Infantino
Berseberangan dengan sikap ketiga konfederasi di atas, Konfederasi Sepak Bola Amerika Selatan (CONMEBOL) dan Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF) secara terbuka tetap memberikan dukungan kepada Infantino.Dewan CONMEBOL, yang beranggotakan 10 negara, secara suara bulat pada 9 Agustus 2026 menyatakan dukungannya terhadap kelanjutan kepemimpinan Gianni Infantino di FIFA.
Sementara itu, Komite Eksekutif CAF pada 6 Agustus 2026 juga dengan suara bulat menegaskan kembali dukungan mereka kepada Presiden FIFA tersebut. CAF sendiri menaungi 54 federasi nasional.
"Dia (Infantino) bukan sekadar teman yang baik, dia adalah teman yang setia. Dia sangat setia kepada Afrika. Saya datang dari latar belakang di mana ketika orang-orang telah setia kepada Anda, Anda tidak akan pernah menikam mereka dari belakang," ujar Presiden CAF Patrice Motsepe, mengutip laporan ESPN.
Indonesia Mendukung Infantino
Indonesia mengambil jalan yang berbeda dari mayoritas anggota AFC. Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) secara terbuka menyatakan akan memberikan dukungan penuh terhadap Gianni Infantino untuk melanjutkan kepemimpinannya sebagai Presiden FIFA."Bagi Indonesia, FIFA di bawah kepemimpinan Gianni Infantino bukan sekadar badan pengatur global, melainkan mitra strategis yang hadir secara riil dalam pembangunan sepak bola kita," kata Ketua Umum PSSI Erick Thohir dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis, 6 Agustus 2026, mengutip Antara.
Menurut Erick, Indonesia telah merasakan secara langsung dampak positif dari berbagai inisiatif FIFA di bawah kepemimpinan Infantino.
Ia menyebutkan salah satu tonggak sejarah terpenting dari kemitraan ini adalah pembangunan National Training Centre (NTC) di Ibu Kota Nusantara (IKN). Melalui program FIFA Forward, FIFA telah menyalurkan pendanaan sebesar 5,4 juta dolar AS untuk fase pertama pembangunan fasilitas seluas 34,5 hektar tersebut.