Perjalanan kereta api di Daop 2 Bandung pasca-gempa bumi magnitudo 5,3 di Pangandaran. (Metrotvnews.com/Roni Kurniawan)
KAI Daop 2 Pastikan Perjalanan Kereta Api Kembali Normal Usai Gempa Pangandaran
Roni Kurniawan • 6 August 2026 11:45
Bandung: PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung memastikan seluruh perjalanan kereta api kembali normal setelah inspeksi menyeluruh pasca-gempa bumi magnitudo 5,3 di Pangandaran, Rabu, 5 Agustus 2026, malam.
Manager Humas KAI Daop 2 Bandung Kuswardojo mengatakan, hasil pemeriksaan tidak menemukan kerusakan pada prasarana maupun infrastruktur kereta api. Seluruh perjalanan KA yang sempat dihentikan sementara kini kembali normal.
"Keselamatan merupakan prioritas utama KAI. Setelah gempa terjadi, seluruh petugas prasarana bergerak cepat melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap seluruh aset operasional. Hasilnya, seluruh prasarana, baik jalur rel, jembatan, maupun terowongan, dinyatakan aman dan tidak ditemukan kerusakan sehingga perjalanan kereta api dapat kembali dilanjutkan dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan," ujar Kuswardojo dalam keterangan resmi, Kamis, 6 Agustus 2026.
Kuswardojo juga menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas ketidaknyamanan yang timbul akibat penghentian sementara perjalanan kereta api.
"Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan. Penghentian sementara perjalanan dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab KAI dalam memastikan seluruh prasarana benar-benar aman sebelum kereta api kembali dijalankan. Keselamatan pelanggan dan perjalanan kereta api tidak dapat ditawar," beber Kuswardojo.
Respons cepat petugas membuat dampak gangguan operasional dapat ditekan. Kereta api yang sempat tertahan mengalami keterlambatan sekitar 9 hingga 60 menit.
Adapun perjalanan kereta api yang mengalami keterlambatan meliputi KA Parcel Selatan selama 9 menit, KA Lodaya 26 menit, KA Serayu 24 menit, KA Mutiara Selatan 29 menit, KA Kutojaya Selatan 22 menit, Commuter Line Garut 38 menit, KA Cikuray 60 menit, serta KA Kahuripan 29 menit.

Kereta Serayu yang berhenti darurat di Stasiun Cipendeuy. (ANTARA/HO Daop 2 Bandung)
KAI Daop 2 Bandung akan terus mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, ketepatan waktu, dan kenyamanan dalam setiap operasional perjalanan kereta api. Setiap potensi gangguan yang dapat memengaruhi keselamatan perjalanan akan ditangani sesuai prosedur operasional yang berlaku.
"Dengan hasil inspeksi yang memastikan seluruh prasarana dalam kondisi aman, masyarakat diimbau tidak perlu khawatir untuk kembali menggunakan layanan kereta api di wilayah Daop 2 Bandung. Kami juga mengapresiasi pengertian dan kesabaran pelanggan selama proses pemeriksaan berlangsung," ungkap Kuswardojo.
Sebelumnya, KAI Daop 2 Bandung menghentikan sementara sejumlah perjalanan kereta api sebagai langkah antisipatif untuk memastikan kondisi prasarana perkeretaapian tetap aman. Penghentian sementara dilakukan agar petugas dapat memeriksa secara menyeluruh jalur rel, jembatan, terowongan, wesel, sistem persinyalan, hingga infrastruktur operasional lainnya.