Pemenuhan Kuota KIP Kuliah di Wilayah 3T Digenjot lewat Kolaborasi

Kepala Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan Kemendikdasmen, Adhika Ganendra. Foto: Istimewa

Pemenuhan Kuota KIP Kuliah di Wilayah 3T Digenjot lewat Kolaborasi

M Sholahadhin Azhar • 13 February 2026 15:42

Jakarta: Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), mendorong pemenuhan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T). Dorongan diwujudkan dengan menggandeng pihak terkait untuk berkolaborasi.

“Dalam hal ini meningkatkan persentase penerima KIP dalam kuota tersebut," kata Kepala Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan Kemendikdasmen, Adhika Ganendra, dalam keterangan yang dikutip Jumat, 13 Februari 2026.

Hal tersebut diungkap Adhika, saat menerima laporan program BSI Inspiring Day. Pihaknya menggandeng BSI Maslahat untuk mendorong jangkauan KIP Kuliah hingga daerah 3T.

Adhika Ganendra menyampaikan terima kasih dan berharap KIP Kuliah benar-benar terserap optimal. Terutama, oleh siswa miskin penerima program Indonesia Pintar (PIP).

"Kami dibantu oleh BSI Maslahat. Kami baru terima laporan tentang program BSI Inspiring Day, bagaimana program tersebut mendongkrak angka itu," kata Adhika.
 


Dia berharap kerja sama dapat terus dibangun. Sehingga, dapat berlanjut dari tahun ke tahun.

"Dan semoga apa yang kita kerjakan menjadi amal jariah kita semua.” kata Adhika.


Direktur Empowerment & Waqf BSI Maslahat, Roni Setyabudi menyebut pihaknya turut mendorong jangkauan melalui BSI Inspiring Day. Yakni, sebagai program strategis yang menjawab langsung kesenjangan informasi dan pendampingan bagi pelajar 3T.

“BSI Inspiring Day hadir untuk memperluas cara pandang pelajar 3T, menumbuhkan keberanian mereka bermimpi, dan membekali mereka dengan pemahaman yang jelas tentang peluang pendidikan tinggi," kata Roni.

Pihaknya ingin memastikan setiap siswa memiliki arah, keyakinan, dan peta jalan yang nyata. Sehingga, dapat melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(M Sholahadhin Azhar)