5 Negara Terkaya di Afrika 2026 Berdasarkan GDP per Kapita Versi IMF

Victoria, ibu kota dari negara Seychelles di benua Afrika. (story-seychelles)

5 Negara Terkaya di Afrika 2026 Berdasarkan GDP per Kapita Versi IMF

Willy Haryono • 14 February 2026 12:07

Jakarta: Benua Afrika dikenal memiliki kekayaan sumber daya alam serta potensi pertumbuhan ekonomi yang besar.

Namun, ketika mengukur negara terkaya di Afrika, indikator yang kerap digunakan adalah produk domestik bruto (GDP) per kapita, yang mencerminkan rata-rata pendapatan per orang.

Data terbaru Dana Moneter Internasional (IMF) menunjukkan sejumlah negara Afrika mencatat tingkat GDP per kapita relatif tinggi berkat pengembangan sektor jasa, energi, dan sumber daya alam.

1. Seychelles

Negara kepulauan di Samudra Hindia ini memimpin daftar negara terkaya di Afrika berdasarkan GDP per kapita, yang berada di kisaran 21.290–22.000 dolar AS. Ekonomi Seychelles bertumpu pada pariwisata premium dan jasa keuangan internasional, menjadikannya contoh negara kecil dengan fokus pada layanan bernilai tambah tinggi.

2. Mauritius

Mauritius berada di posisi berikutnya dengan GDP per kapita sekitar 12.300–13.100 dolar AS. Selain pariwisata, negara ini mengandalkan sektor jasa keuangan, tekstil, dan teknologi informasi. Kebijakan ekonomi terbuka serta iklim investasi yang kondusif menjadi pendorong utama pertumbuhan.

3. Gabon

Gabon mencatat GDP per kapita sekitar 8.200–9.000 dolar AS. Cadangan minyak dan sumber daya mineral menjadikan sektor energi sebagai tulang punggung ekonomi. Meski demikian, pemerintah terus berupaya melakukan diversifikasi untuk mengurangi ketergantungan pada minyak.

4. Botswana

Botswana dikenal melalui hasil pertambangan berlian dan kebijakan fiskal yang prudent. Dengan GDP per kapita sekitar 7.800–8.000 dolar AS, negara ini dipandang sebagai salah satu contoh pengelolaan sumber daya alam yang relatif stabil dan efisien di Afrika selatan.

5. Libya

Libya, bersama Equatorial Guinea, juga termasuk dalam jajaran negara dengan GDP per kapita tinggi di Afrika. Libya memperoleh pendapatan signifikan dari sektor energi, meskipun ketidakstabilan politik dan tantangan keamanan menjadi hambatan bagi pembangunan jangka panjang.

Meski GDP per kapita memberikan gambaran umum tentang kemakmuran rata-rata, indikator ini tidak sepenuhnya mencerminkan distribusi pendapatan. Sejumlah negara dengan GDP per kapita tinggi masih menghadapi persoalan ketimpangan dan kebutuhan pembangunan sosial.

Daftar negara terkaya di Afrika berdasarkan GDP per kapita menunjukkan keragaman struktur ekonomi di benua tersebut. Seychelles dan Mauritius menonjol berkat sektor jasa dan pariwisata, sementara negara berbasis energi tetap memainkan peran penting dalam ekonomi regional.

Perbedaan pendekatan kebijakan dan struktur ekonomi menciptakan potret kemakmuran yang kompleks sekaligus menegaskan potensi dan tantangan pembangunan di Afrika modern. (Keysa Qanita)

Baca juga:  Banyak Dilanda Konflik, Benua Afrika Dinilai Butuh Kursi Permanen di DK PBB

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Willy Haryono)