AS Konfirmasi Penangkapan Buronan Paling Diburu FBI di Venezuela

Logo Biro Investigasi Federal Amerika Serikat atau FBI. (Anadolu Agency)

AS Konfirmasi Penangkapan Buronan Paling Diburu FBI di Venezuela

Willy Haryono • 16 September 2026 06:39

Washington: Amerika Serikat (AS) telah mengonfirmasi penangkapan Anibal Alexander Canelon Aguirre, buronan yang dikenal dengan julukan “El Ingeniero” dan “Prometeo," di Venezuela.

Canelon merupakan salah satu buronan paling diburu Biro Investigasi Federal AS (FBI) yang masuk dalam daftar 10 Most Wanted Fugitives. Direktur FBI Kash Patel mengumumkan penangkapan tersebut dalam sidang Senat AS pada Selasa, 15 September 2026.

“Baru akhir pekan lalu, kami menangkap seorang preman di Venezuela yang masuk dalam daftar orang paling dicari kami dan telah melarikan diri selama bertahun-tahun,” kata Patel, seperti dikutip dari Anadolu Agency.

“Ia telah ditangkap, diamankan, dan sedang dalam perjalanan kembali ke Amerika Serikat. Itu berarti sepuluh dari sepuluh,” lanjutnya.

Patel tidak memberikan rincian mengenai waktu dan lokasi pasti penangkapan maupun pihak Venezuela yang terlibat dalam operasi tersebut.

Jaringan Pembobolan ATM

Menurut FBI, Canelon dituduh memimpin sebuah konspirasi internasional yang mengerahkan sejumlah kelompok di Amerika Serikat untuk mencuri jutaan dolar dari lembaga keuangan.

Hasil kejahatan tersebut diduga digunakan untuk mendukung kelompok kriminal Venezuela Tren de Aragua.

FBI mengatakan jaringan yang dipimpin Canelon menggunakan teknik yang dikenal sebagai ATM jackpotting. Metode tersebut memanfaatkan malware atau cara lain untuk memaksa mesin ATM mengeluarkan uang tunai tanpa otorisasi.

Canelon juga masuk dalam daftar buronan atas sejumlah dakwaan, termasuk konspirasi melakukan penipuan bank, konspirasi melakukan perampokan bank, serta sengaja merusak sistem komputer yang dilindungi.

FBI sebelumnya menawarkan hadiah hingga USD1 juta bagi informasi yang dapat membantu penangkapannya.

Penangkapan tersebut menjadikan Canelon sebagai buronan ke-10 dalam daftar FBI 10 Most Wanted saat ini yang berhasil ditangkap selama masa jabatan Patel sebagai direktur FBI.

FBI Ungkap Ribuan Penangkapan

Dalam sidang yang sama, Patel juga menyampaikan sejumlah statistik penegakan hukum FBI.

Ia mengatakan biro tersebut telah menangkap 54 ribu pelaku kejahatan dengan kekerasan, 31 ribu anggota geng, serta melakukan 5.072 penangkapan terkait predator anak dan pelaku perdagangan manusia.

Patel juga mengatakan FBI telah menemukan 11.081 anak dan melakukan 4.260 penangkapan yang berkaitan dengan organisasi teroris asing.

Penangkapan Canelon di Venezuela menjadi salah satu operasi terbaru AS yang menargetkan individu yang dituduh mengoperasikan jaringan kriminal dan keuangan lintas negara.

Kasus tersebut juga menyoroti dugaan keterkaitan antara kejahatan finansial berbasis teknologi di Amerika Serikat dan kelompok kejahatan terorganisasi yang beroperasi di Amerika Latin.

Hingga kini, otoritas AS belum memberikan informasi lebih lanjut mengenai bagaimana Canelon ditangkap atau mengenai keterlibatan otoritas Venezuela dalam operasi tersebut.

Baca juga: FBI Gagalkan Dugaan Serangan Drone terhadap Acara UFC di Gedung Putih

(Willy Haryono)