Cara Ubah Jadwal Tiket Kereta Api di Access by KAI, Simak Syarat dan Biayanya

Ilustrasi aplikasi Access by KAI. (Dok. KAI)

Cara Ubah Jadwal Tiket Kereta Api di Access by KAI, Simak Syarat dan Biayanya

Riza Aslam Khaeron • 20 September 2026 16:06

Jakarta: Indonesia akan memperingati Hari Kereta Api Nasional ke-81 pada Senin, 28 September 2026. Tanggal tersebut merujuk pada momentum bersejarah pengambilalihan kekuasaan perkeretaapian yang dilakukan pekerja kereta api Indonesia dari pihak Jepang pada 28 September 1945.

Seiring perkembangan teknologi, transformasi layanan kereta api tidak hanya berfokus pada sarana dan prasarana, melainkan pada efisiensi sistem pelayanan pelanggan. Pembelian serta pengelolaan tiket yang dahulu berpusat di loket stasiun, kini terintegrasi digital melalui aplikasi Access by KAI.

Aplikasi ini menyediakan berbagai fitur utama, seperti pengecekan jadwal, pemesanan dan pembatalan tiket, perubahan jadwal perjalanan (reschedule), verifikasi Face Recognition, hingga akses e-boarding pass.

Bagi penumpang yang sudah membeli tiket, namun perlu menggeser waktu keberangkatan, KAI menyediakan kemudahan fitur reschedule langsung dari aplikasi. Layanan ini dapat diakses tanpa perlu hadir di stasiun, selama memenuhi ketentuan yang berlaku. Berikut adalah panduan lengkapnya.
 

Cara Ubah Jadwal Tiket Kereta Api di Access by KAI


Ilustrasi aplikasi Access by KAI. Foto: Dok KAI

Berdasarkan panduan resmi Contact Center KAI, berikut langkah-langkah mengubah jadwal tiket secara daring melalui aplikasi Access by KAI:
  1. Buka aplikasi Access by KAI.
  2. Masuk ke menu Tiket, lalu pilih kode pemesanan (booking) perjalanan yang ingin diubah.
  3. Klik opsi Ubah Jadwal (reschedule).
  4. Pilih nama penumpang yang jadwal keberangkatannya akan diubah.
  5. Baca dan centang kolom syarat & ketentuan, kemudian klik lanjutkan.
  6. Pada halaman pencarian, tentukan stasiun asal, stasiun tujuan, dan tanggal keberangkatan baru.
  7. Klik cari tiket.
  8. Pilih nama kereta api dan jadwal keberangkatan baru yang diinginkan.
  9. Periksa kembali rincian perjalanan baru pada halaman konfirmasi.
  10. Centang persetujuan syarat & ketentuan, lalu lanjutkan ke proses pembayaran.
  11. Pilih metode pembayaran yang tersedia dan selesaikan transaksi.
     

Syarat Ubah Jadwal Tiket Kereta Api

  1. Perubahan jadwal dapat dilakukan untuk jadwal keberangkatan dengan kereta api yang sama atau perubahan jadwal keberangkatan dengan kereta api yang berbeda.
  2. Pemohon perubahan jadwal adalah penumpang yang bersangkutan atau salah satu penumpang yang data dirinya telah terdaftar pada aplikasi Access dan menggunakan akun Access milik pemohon.
  3. Perubahan jadwal melalui Access dapat dilakukan maksimal 2 jam sebelum kereta api berangkat dan kode booking yang dimiliki berstatus Paid serta belum dicetak sebagai boarding pass. Jika lewat dari waktu tersebut, perubahan jadwal dilakukan di loket stasiun.
  4. Perubahan jadwal dapat dilakukan apabila tempat duduk kereta api yang baru (pengganti) masih tersedia.
  5. Dikenakan biaya perubahan sebesar 25 persen dari tarif kereta api di luar bea pesan dengan pembulatan ke atas pada kelipatan Rp1.000.
  6. Jika kereta api jadwal yang baru tarifnya lebih tinggi atau naik kelas pelayanan, maka akan dikenakan biaya tambahan untuk selisihnya dan biaya administrasi.
  7. Jika kereta api jadwal baru tarifnya lebih rendah atau turun kelas pelayanan, maka tidak ada pengembalian dana untuk selisihnya, tetapi tetap dikenakan biaya administrasi.
  8. Perubahan jadwal secara online dapat dilakukan untuk pembelian tiket secara online selain dari aplikasi Access selama belum dicetak sebagai boarding pass, kode booking dapat masuk ke menu Ticket, dan nama yang terdapat di dalam tiket terdaftar sebagai user Access.
  9. Untuk layanan bagasi sepeda, tidak secara otomatis mengikuti jadwal yang baru. Penumpang harus melakukan pemesanan ulang bagasi sepedanya.
  10. Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi Contact Center (021) 121 atau surat elektronik ke alamat cs@kai.id.
     
 

Berapa Biaya Ubah Jadwal Tiket Kereta Api?

Berdasarkan FAQ di laman resmi KAI, biaya administrasi untuk perubahan jadwal tiket kereta api dikenakan sebesar 25 persen dari tarif tiket awal (di luar biaya pemesanan) dengan pembulatan ke atas kelipatan Rp1.000.

Apabila Anda memilih tiket baru dengan harga yang lebih tinggi atau naik kelas, Anda perlu membayar biaya administrasi 25% tersebut ditambah selisih harga tiketnya. Namun, jika tiket baru harganya lebih murah atau turun kelas, selisih harga tidak akan dikembalikan dan Anda tetap dikenai biaya administrasi 25 persen.

Sebagai gambaran, jika tiket awal Anda seharga Rp200 ribu, biaya perubahannya sebesar Rp50 ribu. Jika berpindah ke tiket baru seharga Rp250 ribu, total yang harus dibayar menjadi Rp100 ribu (biaya administrasi Rp50 ribu ditambah selisih Rp50 ribu).

Sedangkan jika berpindah ke tiket baru seharga Rp150 ribu, Anda cukup membayar biaya administrasi Rp50 ribu saja dan selisih harganya hangus. Bagi penumpang yang membawa sepeda, pemesanan ulang layanan bagasi sepeda juga wajib dilakukan secara terpisah karena tidak otomatis mengikuti tiket yang baru.

(Riza Aslam Khaeron)