Ilustrasi banjir. Foto: Metrotvnews.com/Khairunnisa Puteri M.
Antisipasi Banjir, Perbaikan Turap Kali Pegangsaan Dikebut hingga Akhir Juni
Fachri Audhia Hafiez • 14 June 2026 23:07
Jakarta: Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Utara melakukan perbaikan terhadap penahan tanah atau turap Kali Pegangsaan di kawasan Kelapa Gading yang mengalami longsor. Langkah restorasi dinding kali sepanjang 25 meter ini sengaja dikebut guna meminimalkan potensi luapan air runtuh sekaligus mengantisipasi ancaman banjir di wilayah sekitar.
“Proses pengerjaan perbaikan turap masih dilakukan saat ini, pengerjaan ditargetkan selesai pada akhir Juni 2026,” kata Kepala Suku Dinas SDA Jakarta Utara, Heria Suwandi, di Jakarta, dilansir Antara, Minggu, 14 Juni 2026.
Baca Juga :
1.500 Warga Kota Medan Terdampak Banjir
Heria merinci bahwa kerusakan struktural yang tengah ditangani ini mencakup area longsoran sepanjang 25 meter dengan tinggi mencapai 2,5 meter. Insiden ambruknya penahan tanggul tersebut dipicu oleh hantaman getaran alat berat saat pengerukan sedimen lumpur, yang diperparah dengan kondisi fisik konstruksi turap lama yang memang sudah usang dimakan usia.
Menurut penjelasannya, aktivitas pengerukan lumpur tersebut menyebabkan terjadinya penurunan drastis pada level bawah pondasi dasar bangunan turap lama, sehingga kehilangan daya ikat tanah dan berujung longsor. Sebagai solusi perkuatan, petugas di lapangan kini menggunakan material batu belah kokoh untuk membangun kembali struktur tanggul baru menggantikan bangunan yang rusak.
.jpg)
Ilustrasi banjir. Foto: Metrotvnews.com/Khairunnisa Puteri M.
Di sisi lain, meski sempat terkendala oleh insiden longsor, proyek pengerukan sedimentasi lumpur di aliran kali tersebut dipastikan tidak mandek demi menghindari pendangkalan arus air menjelang musim penghujan.
"Pengerukan lumpur masih berjalan di lokasi tersebut. Namun segmen titik pengerukan sudah bergeser ke titik lainnya di kali tersebut," ucap Heria.