Pemprov Banten Edukasi Konservasi Air Lewat Kompetisi Film Pendek

Gubernur Banten, Andra Soni, menyerahkan pelakat kepada pemenang lomba filem pendek di Kota Serang, Banten. ANTARA/HO-Pemprov Banten.

Pemprov Banten Edukasi Konservasi Air Lewat Kompetisi Film Pendek

Silvana Febiari • 10 June 2026 17:21

Serang: Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) memanfaatkan kompetisi media kreatif film pendek sebagai sarana edukasi kepada masyarakat. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran pentingnya konservasi sumber daya air.

Kepala Dinas PUPR Provinsi Banten, Arlan Marzan, menjelaskan serangkaian memperingati Hari Air Sedunia Tahun 2026, Pemprov Banten menyelenggarakan kompetisi tersebut untuk membangun kesadaran publik melalui medium yang lebih mudah diterima oleh masyarakat luas.

"Melalui kompetisi ini, pemerintah daerah ingin menunjukkan bahwa anak muda tidak hanya menjadi penonton, tetapi harus menjadi penyampai pesan perubahan di masyarakat," kata Arlan, dilansir dari Antara, Rabu, 10 Juni 2026. 
 


Pemprov Banten mengangkat tema Water and Gender dalam kompetisi yang diikuti oleh 80 peserta dari kategori pelajar, mahasiswa, dan umum tersebut. Tema ini dipilih karena pemerintah daerah memandang perempuan memiliki peran sangat penting dan strategis dalam pengelolaan air, khususnya di lingkungan keluarga.

Gubernur Banten, Andra Soni, menyampaikan apresiasi atas langkah strategis tersebut. Ia menilai karya para peserta berhasil menerjemahkan pesan pemerintah tentang pentingnya menjaga keberlanjutan hak atas air bagi generasi mendatang.

"Film-film pendek ini bukan sekadar karya seni, tetapi cerminan suara masyarakat sekaligus media edukasi yang sangat efektif," ujar Andra Soni.


Gubernur Banten, Andra Soni, menyerahkan pelakat kepada pemenang lomba filem pendek di Kota Serang, Banten. ANTARA/HO-Pemprov Banten.


Peringatan Hari Air Sedunia tahun ini juga dimanfaatkan Pemprov Banten untuk memperkuat fungsi koordinasi melalui Pengukuhan Anggota Dewan Sumber Daya Air Provinsi Banten Periode 2026–2030. Langkah ini dilakukan guna menanamkan kesadaran bahwa tata kelola air adalah tanggung jawab bersama dari hulu hingga hilir.

Untuk memastikan pesan edukasi tersampaikan dengan baik, Pemprov Banten menerapkan proses seleksi yang ketat dengan melibatkan dewan juri dari kalangan profesional dan praktisi. Penilaian difokuskan pada kualitas cerita, kekuatan pesan, kesesuaian tema, serta besaran dampak edukasi kepada masyarakat.

Berikut adalah daftar karya yang berhasil menjuarai kompetisi gagasan Pemprov Banten tersebut kategori pelajar dan mahasiswa yakni juara 1 berjudul Sebelum Waktunya (karya SMAN 3 Kota Serang), juara 2 berjudul Sa Tetes (karya SMK PGRI 1 Tangerang), juara 3 berjudul Bukan Sekadar Tetes (karya Universitas Sultan Ageng Tirtayasa).

Sedangkan untuk kategori umum juara 1 berjudul Nasihat Ibu (karya Sadulur Kreatif), juara 2 berjudul Tagihan Bulan Ini (karya ADC Banten) dan juara 3 berjudul Perempuan Penjaga Muara (karya The Sukanda Production).

(Silvana Febiari)