Inovasi Pembiayaan Antarkan Pemprov Banten Raih Insentif Fiskal Rp2 Miliar

Gubernur Banten, Andra Soni (kiri) dan Sekda Banten Deden Apriandhi foto bersama usai menerima penghargaan di Yogyakarta, Kamis, 4 Juni 2026. ANTARA/HO-Pemprov Banten

Inovasi Pembiayaan Antarkan Pemprov Banten Raih Insentif Fiskal Rp2 Miliar

Silvana Febiari • 5 June 2026 10:21

Serang: Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menerima insentif fiskal senilai Rp2 miliar dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Penghargaan tersebut diberikan usai Pemprov Banten meraih Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Regional Jawa–Bali untuk kategori Creative Financing (Pembiayaan Kreatif).

"Alhamdulillah, Provinsi Banten mendapat penghargaan Creative Financing. Kami mengucapkan syukur atas apresiasi ini, dan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mencari serta mengembangkan potensi daerah dalam rangka pembiayaan pembangunan," kata Gubernur Banten, Andra Soni, dilansir dari Antara, Jumat, 5 Juni 2026. 

Penghargaan atas inovasi dan kreativitas dalam mengelola pembiayaan pembangunan daerah tersebut diterima langsung oleh Gubernur Banten Andra Soni di Yogyakarta, Kamis malam, 4 Juni 2026. Pada ajang tersebut, Banten dinobatkan sebagai daerah terbaik kedua tingkat provinsi.   
 


Andra menjelaskan, salah satu wujud nyata dari keberhasilan penerapan skema pembiayaan kreatif di Provinsi Banten dimanfaatkan untuk menopang sektor pendidikan. Melalui kebijakan inovatif tersebut, Pemprov Banten mampu membiayai Program Sekolah Gratis yang menyasar 60.705 siswa di 801 SMA, SMK, dan SKh swasta.

Program unggulan pendidikan tersebut, lanjut Andra, akan terus didorong dan dikembangkan agar ke depannya dapat mencakup pembiayaan untuk jenjang Madrasah Aliyah. Ia menyebut keberhasilan program ini merupakan hasil kolaborasi yang baik dari berbagai pihak, khususnya dukungan dari sekolah swasta.

"Penghargaan ini tidak hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga dorongan untuk terus menjaga konsistensi kebijakan. Prinsipnya, bagaimana suatu kebijakan dijalankan secara konsisten untuk hasil yang maksimal," ujarnya.


Gubernur Banten Andra Soni (kedua dari kiri) saat meninjau program sekolah gratis di SMA PGRI 56 Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Selasa, 2 Juni 2026. ANTARA/Irfan.


Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyampaikan ajang apresiasi pemerintah daerah berprestasi ini diselenggarakan di enam regional. Tujuannya menciptakan iklim kompetisi yang lebih berkeadilan antardaerah di Indonesia.

Penilaian didasarkan pada data terbuka yang dapat diakses publik, salah satunya bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS). Adapun kategori yang dinilai meliputi penanganan kemiskinan, stunting, pengangguran, inflasi, dan pembiayaan kreatif.

"Untuk creative financing, dinilai siapa yang lebih kreatif dalam menangani dan mengelola keuangan, terutama dalam meningkatkan pendapatan asli daerah," jelas Tito.

Tito berharap apresiasi yang diberikan berupa insentif fiskal sebesar Rp2 miliar tersebut dapat memicu lahirnya kompetisi yang sehat antar kepala daerah, sekaligus memotivasi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kinerja pelayanan dan pembangunan bagi masyarakat.

(Silvana Febiari)