5 Daerah di Jateng Berpotensi Hujan Ringan di Tengah Kemarau

Ilustrasi hujan. Foto: Freepik.com

5 Daerah di Jateng Berpotensi Hujan Ringan di Tengah Kemarau

Akhmad Safuan • 17 July 2026 12:25

Semarang: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan ringan berpotensi mengguyur lima daerah di Jawa Tengah, hari ini, Jumat, 17 Juli 2026. Sementara itu, banjir rob masih berlangsung di kawasan pesisir pantai utara (pantura) Jawa Tengah.

Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Rany Puspita mengatakan hujan berpeluang terjadi di tengah musim kemarau dan  kekeringan. Dia menyebut, hujan ringan berpeluang turun di Purwokerto, Purbalingga, Kajen, Slawi, dan Bumiayu.

"Waspada terhadap bencana karhutla akkbat musim kemarau ini, karena banyak tanaman dan dahan kering yang mudah terbakar," kata Rany.

Selain itu, warga juga diminta waspada terhadap angin kencang, karena umumnya bertiup dari timur ke selatan dengan kecepatan 5-35 kilometer per jam. Sedangkan suhu udara berkisar 16-33 derajat Celcius dan kelembaban udara berkisar 45-95 persen. 

Banjir merendam jalur Pantura Semarang-Demak akibat rob. (MI) 

Sementara itu, ketinggian gelombang di perairan selatan berkisar 1,25-2,5 meter, sedangkan di perairan utara sedikit mereda dengan ketinggian 0,5-1, 25 meter. Tetapi air laut pasang (rob) dengan ketinggian maksimum satu meter masih berlangsung, hingga mengakibatkan banjir di kawasan pesisir di sejumlah daerah di pantura.

"Waspadai banjir di sejumlah daerah di Pantura seperti Pati, Demak, Semarang dan Pekalongan belum ada tanda-tanda surut, akibat air laut pasang (rob) yang masih berlangsung," ujar Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang Herbuana Yoga W. 

Dia menyebut air laut pasang (rob) berlangsung pukul 08.00-13.00 WIB. Rob tersebut berdampak banjir yang mencapai Jalur Pantura Semarang-Demak.

(Lukman Diah Sari)