Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso. Foto: Metrotvnews.com/Tiaranissa Juliansyah.
Harga Minyak Naik, Mendag Dorong Ekspor agar Surplus Terjaga
Husen Miftahudin • 22 September 2026 23:36
Jakarta: Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mendorong peningkatan ekspor untuk menjaga surplus perdagangan Indonesia. Hal ini disampaikan Budi di tengah kenaikan kembali harga minyak dunia.
Budi menyebut harga minyak dunia sempat naik seperti yang terjadi pada April 2026 lalu. Menurutnya, kondisi tersebut perlu diantisipasi agar defisit dari sektor minyak tidak terlalu besar dan tidak memengaruhi surplus perdagangan dari sektor nonmigas.
"Harapan kita, yang kita lakukan adalah bagaimana ekspor kita terus meningkat, karena jangan sampai defisit minyak ini nanti memengaruhi surplusnya non-migas. Jadi yang migas jangan terlalu besar defisitnya sehingga surplus ini bisa kita tingkatkan. Tapi kita tingkatkan terus ya, karena kalau misalnya peningkatan surplusnya tidak signifikan, takutnya nanti defisit lagi," ucap Budi di sela acara peresmian National Export Gateway di Jakarta, Selasa, 22 September 2026.
Budi menegaskan peningkatan surplus perdagangan perlu diupayakan. Sebab, apabila peningkatan surplus tidak signifikan, kondisi tersebut dikhawatirkan dapat kembali membuat neraca perdagangan mengalami defisit.
Karena itu, Budi menyebut pemerintah terus mendorong peningkatan ekspor. Salah satu upaya yang dilakukan yakni melalui kegiatan Trade Expo Indonesia (TEI) pada 14-18 Oktober 2026 yang diharapkan dapat mendorong ekspor Indonesia menjadi lebih besar.
(Ilustrasi. Foto: dok Metrotvnews.com)
Antusiasme buyer pada acara TEI tinggi
Budi mengatakan peluang untuk meningkatkan ekspor masih terbuka karena antusiasme buyer yang akan hadir dalam acara TEI tersebut cukup tinggi.
Hingga saat ini, lebih dari empat ribu buyer telah mengkonfirmasi kehadiran dalam kegiatan tersebut dan masih berpotensi bertambah.
Budi berharap tingginya minat buyer tersebut dapat membuka pasar yang lebih besar bagi produk Indonesia. Hal itu menjadi salah satu upaya untuk terus meningkatkan ekspor dan menjaga surplus perdagangan Indonesia.