Zakat. Foto: Ilustrasi Antara
Pengelola Zakat Mesti Fokus Mengutamakan Masyarakat
M Sholahadhin Azhar • 9 September 2026 15:09
Jakarta: Pengelola zakat disebut mesti fokus mengutamakan masyarakat. Hal itu, selaras dengan gerakan zakat di Indonesia yang tumbuh dari ikhtiar bersama untuk kesejahteraan masyarakat.
"Di dalamnya ada pengelola zakat, muzaki, mustahik, pemerintah, ulama, dunia usaha, komunitas, hingga berbagai stakeholder yang terus membangun kolaborasi untuk menghadirkan manfaat yang nyata bagi masyarakat," kata Ketua Umum Forum Zakat Wildhan Dewayana, dalam keterangan tertulis, Rabu, 9 September 2026.
Menurut Wildhan, zakat tidak hanya hadir sebagai kewajiban keagamaan, tetapi menjadi instrumen pemberdayaan dan penguatan kehidupan umat. Namun, kata Wildhan, ikhtiar besar tersebut tidak selalu berjalan dalam situasi yang mudah.
"Dinamika pengelolaan zakat terus diuji, terlebih ketika berada di ruang publik yang semakin kritis. Berbagai komentar dan sorotan terhadap pengelolaan zakat dalam beberapa hari terakhir menjadi pengingat bahwa kepercayaan publik adalah amanah yang harus terus dijaga dan dirawat bersama," kata Wildhan.
Terlebih, kata Wildhan, di tengah situasi kebencanaan yang membutuhkan kesiapsiagaan dan dukungan dari berbagai pihak. Termasuk dalam pengelola zakat di Indonesia.
"Karena itu, pengelola zakat perlu terus menegaskan kembali komitmennya terhadap tata kelola yang sehat dan profesional," tegas Wildhan.

Zakat. Foto: Ilustrasi Freepik
Dia mengatakan setiap dana yang dipercayakan masyarakat harus dikelola dengan prinsip kehati-hatian, dapat dipertanggungjawabkan, dan diarahkan untuk menghadirkan kemaslahatan sebesar-besarnya bagi penerima manfaat.
Dalam konteks tersebut, Wildhan menyebut netralitas organisasi pengelola zakat (OPZ) juga menjadi bagian penting dari integritas. Lembaga zakat bekerja untuk kepentingan umat dan kemanusiaan.
"Sehingga ruang pengelolaannya perlu dijaga dari afiliasi politik praktis maupun tindakan yang berpotensi menimbulkan persepsi glorifikasi terhadap figur tertentu," kata Wildhan.