Polda Metro Latih AI Personel untuk Tanggulangi Scamming dan Hoaks

Pelatihan AI kepada 163 personel Polda Metro Jaya. Foto: Metrotvnews.com/Afifah Alfina.

Polda Metro Latih AI Personel untuk Tanggulangi Scamming dan Hoaks

Metro TV • 14 September 2026 20:40

Jakarta: Polda Metro Jaya memberikan pelatihan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) kepada jajarannya. Kegiatan ini sebagai langkah responsif dalam mengantisipasi maraknya berbagai tindak kejahatan di dunia digital.

“Karena kita tahu bahaya cyberbullying, ada scamming, dan lain-lainnya seperti itu ya. Dan bahkan ada indikasi radikalisme di platform-platform tertentu,” kata Wakaposko Presisi sekaligus Wakil Kepala Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri, Brigadir Jenderal Polisi Boro Windu Danandito, di Kampus BINUS Anggrek, Palmerah, Jakarta Barat, Senin, 14 September 2026.
 


Pelatihan bertajuk Training of Trainer (ToT) ini diikuti oleh 163 personel perwakilan dari seluruh Polres di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Selama agenda berlangsung, para anggota dibekali pemahaman teknis mengenai cara kerja AI, khususnya dalam mendeteksi dan memproduksi konten hoaks.

“Ini memberikan pendalaman pertama ya kepada para anggota kepolisian, bagaimana dia memahami AI itu sendiri, kemudian juga tentang pembinaan komunikasi dan pendampingan, juga microteaching, ya seperti itu. Yang paling penting dia bisa melawan hoaks seperti itu,” terang Boro.


Wakaposko Presisi sekaligus Wakil Kepala Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri Brigadir Jenderal Boro Windu Danandito. Foto: Metrotvnews.com/Afifah Alfina.

Boro menambahkan, melalui pelatihan ini seluruh personel diharapkan memiliki standar dan tingkat pemahaman yang sama mengenai teknologi AI. Nantinya, para personel yang telah terlatih akan diterjunkan langsung ke tengah masyarakat untuk memberikan edukasi dan sosialisasi secara masif.

“Nanti selanjutnya setelah mereka punya standar, punya pemahaman yang sama, ketika mereka ke lapangan ketemu para pelajar, masyarakat, mereka bisa memberikan informasi yang setara ya,” tutur Boro.

(Metrotvnews.com/Afifah Alfina)

(Fachri Audhia Hafiez)