Ilustrasi masyarakat adat. Foto: Istimewa.
Identitas Masyarakat Adat Wanam Perlu Diperkuat
M Sholahadhin Azhar • 10 September 2026 10:05
Jakarta: Identitas masyarakat adat Wanam dinilai perlu penguatan. Hal tersebut dilakukan melalui sejumlah pendekatan, mulai dari riset, advokasi hingga pemberdayaan.
Direktur Eksekutif MPSI, Noor Azhari, menyatakan komitmennya untuk terus mendukung penguatan masyarakat adat agar semakin berdaya dan mandiri.
"Kami ingin masyarakat adat memiliki kekuatan untuk menentukan masa depannya sendiri. Pendampingan yang dilakukan harus menghormati kewenangan dan keputusan masyarakat adat," ujar Noor dalam keterangan tertulis, Kamis, 10 September 2026.
"Dokumentasi sejarah dan silsilah penting untuk memperkuat identitas masyarakat, tetapi prosesnya harus dilakukan dengan hati-hati, mendapat persetujuan masyarakat, serta diverifikasi oleh marga dan tokoh adat yang memahami sejarah tersebut," kata Noor.
Namun, perjalanan masyarakat pada masa lampau tidak selalu berlangsung tanpa konflik. Perang antarsuku disebut turut mendorong perpindahan penduduk dari satu wilayah ke wilayah lainnya.

Ilustrasi masyarakat adat. Foto: Istimewa.
Perpindahan dan penyebaran masyarakat tersebut kemudian membuat penelusuran sejarah serta hubungan antarsilsilah menjadi semakin kompleks. Kondisi itu menjadi salah satu alasan pentingnya pendataan dilakukan secara hati-hati dengan melibatkan marga dan tokoh adat yang memiliki pengetahuan mengenai sejarah masing-masing.
Noor menilai proses dokumentasi sejarah bukan hanya bertujuan mencatat masa lalu, tetapi juga menjadi upaya untuk memberikan pengetahuan kepada generasi berikutnya mengenai asal-usul dan identitas mereka.
"Sejarah yang terdokumentasi dengan baik akan menjadi bekal bagi generasi muda untuk memahami identitas mereka. Karena itu, proses pendataan harus melibatkan masyarakat yang benar-benar mengetahui sejarah dan garis keturunan masing-masing," kata Noor.