Kecamatan Cakung Usul Alihkan Aliran Kali ke BKT untuk Atasi Banjir

Ilustrasi banjir. Foto: MGN/Bambang Aris.

Kecamatan Cakung Usul Alihkan Aliran Kali ke BKT untuk Atasi Banjir

Siti Yona Hukmana • 24 February 2026 11:35

Jakarta: Pihak Kecamatan Cakung mengusulkan aliran Kali Cakung, Jakarta Timur, dialihkan ke Banjir Kanal Timur (BKT). Langkah ini untuk mengatasi permasalahan banjir yang kerap melanda wilayah tersebut.

"Kami mengusulkan agar aliran Kali Cakung langsung dialihkan ke Banjir Kanal Timur (BKT)," kata Camat Cakung Rohmad seperti dilansir dari Antara, Selasa, 24 Februari 2026.

Rohmad menyebutkan pihaknya memfokuskan upaya pengendalian genangan serta banjir dalam Forum Kecamatan dan Sidang Pleno Penutupan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Cakung. Masalah genangan yang masih terjadi di tujuh kelurahan itu menjadi perhatian utama dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi DKI Jakarta Tahun 2027.

Rohmad seringkali menegaskan komitmen wilayah dalam menuntaskan persoalan genangan yang kerap terjadi saat intensitas hujan tinggi. Dalam forum tersebut, dibahas pula terkait persoalan air balik (back water) dari Kali Cakung yang hingga kini menjadi salah satu penyebab utama banjir di wilayah Kecamatan Cakung.

"Berdasarkan hasil kajian bersama, diusulkan agar aliran Kali Cakung tidak lagi dialirkan ke Kali Cakung Drain, melainkan langsung dialihkan ke Banjir Kanal Timur (BKT)," jelas Rohmad.

Langkah tersebut diyakini dapat menuntaskan permasalahan banjir di sejumlah RW pada empat kelurahan di Kecamatan Cakung. Akan tetapi, Rohmad menyebutkan realisasi pengalihan aliran tersebut memerlukan izin dari Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BWSCC) sebagai pihak yang berwenang.

Peristiwa banjir di Jakarta. Foto: Dok. Metrotvnews.com

Sampai dengan saat ini, usulan maupun surat permohonan kolaborasi yang telah disampaikan belum mendapatkan respons positif. Oleh karena itu, pihak Kecamatan Cakung berencana melakukan audiensi guna membangun koordinasi yang lebih intensif.

"Diharapkan izin pengalihan aliran Kali Cakung menuju BKT dapat segera terwujud demi kenyamanan dan keamanan masyarakat," ucap Rohmad.

Sementara itu, sebagai langkah mitigasi jangka pendek, pemerintah wilayah terus melakukan pengurasan dan pemeliharaan saluran mikro di lingkungan warga. Selain itu, dilakukan pemetaan kerja bakti rutin setiap Minggu pagi guna memastikan saluran air tetap berfungsi optimal.

Forum kelurahan dari tujuh kelurahan di Kecamatan Cakung menghasilkan 370 usulan yang merupakan rangkuman dari rembuk RW. Seluruh usulan tersebut akan menjadi bagian dari penyusunan RKPD Provinsi DKI Jakarta Tahun 2027.

"Dengan harapan dapat menjawab kebutuhan prioritas masyarakat, khususnya dalam penanganan genangan serta peningkatan infrastruktur lingkungan," ungkap Rohmad. 

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Siti Yona Hukmana)