Penemuan jasad pria tanpa identitas yang mengapung di Sungai Molek, Desa Jatikerto, Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang, Rabu 31 Desember 2025. Dokumentasi/Istimewa
Jasad Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Sungai Molek Jelang Tahun Baru
Daviq Umar Al Faruq • 1 January 2026 13:58
Malang: Jasad seorang pria tanpa identitas ditemukan mengapung di aliran Sungai Molek, Desa Jatikerto, Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang, jelang malam pergantian Tahun Baru. Penemuan ini sempat menggegerkan warga sekitar sebelum petugas mengevakuasi korban untuk proses identifikasi.
“Dari hasil identifikasi sidik jari oleh Tim Inafis, jenazah berhasil kami identifikasi atas nama Muftachul Huda, usia 25 tahun, warga Kota Malang,” kata Kasihumas Polres Malang AKP Bambang Subinajar, Kamis, 1 Januari 2026.
Jasad korban pertama kali ditemukan warga pada malam menjelang pergantian Tahun Baru sekitar pukul 18.00 WIB, Rabu 31 Desember 2025. Seorang saksi melihat tubuh manusia mengapung dalam posisi telungkup dan tersangkut potongan kayu di aliran Sungai Molek saat hendak masuk ke rumahnya.
“Awalnya saksi melihat punggung manusia mengapung di sungai saat hendak masuk rumah. Saksi kemudian melapor ke warga dan perangkat desa, lalu diteruskan ke Polsek Kromengan,” jelas Bambang.
Mendapat laporan tersebut, petugas gabungan dari Polsek Kromengan, Tim Inafis Satreskrim Polres Malang, dan Pamapta Polres Malang segera mendatangi lokasi kejadian. Proses evakuasi dilakukan sekitar pukul 18.34 WIB, sebelum jenazah dibawa ke RSUD Kanjuruhan untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Dari hasil pemeriksaan luar, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Kondisi jenazah mengarah pada dugaan meninggal akibat tenggelam.
“Pemeriksaan awal tidak menemukan indikasi kekerasan. Luka pada bagian wajah diduga akibat aktivitas hewan air, serta ditemukan tanda-tanda meninggal karena tenggelam,” ungkap Bambang.

Penemuan jasad pria tanpa identitas yang mengapung di Sungai Molek, Desa Jatikerto, Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang, Rabu 31 Desember 2025. Dokumentasi/Istimewa
Berdasarkan kondisi fisik jenazah, korban diperkirakan telah meninggal dunia satu hingga dua hari sebelum ditemukan. Saat dievakuasi, korban mengenakan kemeja lengan panjang bermotif kotak berwarna gelap, celana jeans biru cerah, serta perhiasan berupa gelang rantai di tangan kiri dan cincin di jari tengah tangan kanan. Rambut korban disemir warna kuning.
“Setelah identitas diketahui, kami langsung menghubungi pihak keluarga dan saat ini kasus masih kami tangani untuk memastikan kronologi lengkap sebelum korban ditemukan,” tambah Bambang.
Hingga kini, kepolisian masih melakukan pendalaman dengan mengumpulkan keterangan saksi serta berkoordinasi dengan keluarga korban. Tujuannya untuk memastikan penyebab kematian secara pasti.
“Penanganan tetap kami lakukan secara profesional untuk memastikan penyebab kematian, sekaligus memberikan kepastian kepada keluarga korban,” pungkas Bambang.