Ikuti Arahan Menteri LH, Bandung Segera Evaluasi Pengolahan Sampah

Pengelolaan sampah di TPS Ciwastra Bandung.

Ikuti Arahan Menteri LH, Bandung Segera Evaluasi Pengolahan Sampah

Roni Kurniawan • 16 January 2026 15:52

Bandung: Pemerintah Kota Bandung mulai mengevaluasi metode pengelolaan sampah menyusul arahan Menteri Lingkungan Hidup. Evaluasi dilakukan seiring mandat agar Kota Bandung menekan volume sampah yang saat ini mencapai sekitar 1.500 ton per hari.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menegaskan pihaknya akan menindaklanjuti seluruh arahan kementerian, termasuk mengevaluasi teknologi pengolahan sampah yang digunakan saat ini.

“Tindak lanjutnya, kami akan mengikuti arahan dari Pak Menteri, salah satunya menghentikan penggunaan insinerator yang dinilai menimbulkan polusi udara berlebihan,” ujar Farhan saat meninjau Tempat Penampungan Sementara (TPS) Ciwastra, Jumat, 16 Januari 2026.

Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq (tengah), Wali Kota Bandung M Farhan (kiri).

Farhan menyebut Pemkot Bandung akan berkoordinasi langsung dengan Kementerian Lingkungan Hidup untuk memastikan dasar teknis serta hasil pengukuran yang menjadi rujukan kebijakan tersebut.

“Senin setelah akhir pekan ini, kami akan menghadap Pak Menteri untuk memastikan hasil pengukuran dari inspeksi Deputi Gakkum Kementerian Lingkungan Hidup. Data dari kementerian akan menjadi patokan, dan data yang kami miliki akan kami sinkronkan,” kata Farhan.

Ia menegaskan setiap kebijakan yang diambil pemerintah kota akan berbasis data resmi dan tetap berada dalam koridor peraturan perundang-undangan.

Sebelumnya, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq memantau langsung sejumlah TPS di Kota Bandung. Selain TPS Ciwastra, rombongan juga meninjau TPS Batu Rengat dan TPS Caringin.

Hanif menegaskan pengelolaan sampah di daerah merupakan kewenangan penuh bupati dan wali kota sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008.

Ia menekankan pentingnya penanganan sampah dari sumber, baik oleh pengelola kawasan maupun rumah tangga, serta penguatan fasilitas seperti TPS 3R dan penerapan teknologi ramah lingkungan.

Menurut Hanif, capaian pengelolaan sampah di Kota Bandung saat ini baru sekitar 22 persen sehingga perlu ditingkatkan melalui kerja sama lintas sektor.

“Saya meminta seluruh jajaran Pemkot Bandung terus mendorong pengelolaan sampah agar proses penguraiannya bisa lebih cepat,” ujar Hanif saat meninjau TPS Caringin.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)