Menlu Iran Tuduh Adanya Instruksi Asing di Tengah Gelombang Protes Nasional

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi. (Anadolu Agency)

Menlu Iran Tuduh Adanya Instruksi Asing di Tengah Gelombang Protes Nasional

Willy Haryono • 13 January 2026 06:31

Teheran: Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menuding adanya keterlibatan pihak asing dalam gelombang protes yang melanda negaranya. Ia mengklaim sejumlah demonstran menerima perintah untuk melakukan kekerasan terhadap warga sipil dan aparat keamanan.

“Kami memiliki rekaman pesan suara yang dikirim dari luar negeri kepada teroris: jika ada polisi, tembak polisi. Jika tidak, serang warga sipil,” ujar Araghchi, seperti dikutip SNN dan Antara, Senin, 12 Januari 2026. Menurutnya, pesan tersebut menekankan peningkatan jumlah korban dan pertumpahan darah sebagai tujuan utama.

Aksi protes di Iran pecah pada akhir Desember 2025, dipicu kekhawatiran atas melonjaknya inflasi menyusul melemahnya nilai tukar rial. Para pengunjuk rasa memprotes volatilitas tajam mata uang nasional yang berdampak pada kenaikan harga grosir dan eceran.

Tekanan ekonomi tersebut berujung pada perubahan di otoritas moneter. Gubernur Bank Sentral Iran Mohammad Reza Farzin dilaporkan mengundurkan diri di tengah krisis nilai tukar.

Sejak 8 Januari, intensitas unjuk rasa disebut meningkat menyusul seruan dari Reza Pahlavi, putra Shah Iran yang digulingkan pada Revolusi Islam 1979. Sejumlah video di media sosial memperlihatkan demonstrasi besar-besaran di berbagai kota.

Pemerintah Iran kemudian memberlakukan pembatasan akses internet. Otoritas setempat menyatakan langkah tersebut diambil untuk meminimalkan pengaruh asing terhadap para demonstran.

Di sejumlah wilayah, aksi protes berubah menjadi bentrokan dengan polisi ketika massa meneriakkan slogan-slogan anti pemerintah. Laporan menyebutkan adanya korban jiwa dari pihak aparat keamanan maupun demonstran, meski hingga kini belum ada angka resmi yang dirilis.

Dalam pertemuan dengan para duta besar asing pada Senin, Araghchi menyatakan pihak berwenang telah mengendalikan situasi. “Situasi terkendali,” katanya, seraya menambahkan bahwa pembatasan internet akan tetap diberlakukan hingga kondisi dinilai kembali kondusif.

Baca juga:  Menlu Iran Tegaskan Situasi Berhasil Dikendalikan Usai Protes Penuh Kekerasan

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Willy Haryono)