Kemenhaj Sultra Larang Jemaah 'Selfie' di Masjidil Haram dan Nabawi

Foto bersama saat pelepasan jamaah haji asal Sulawesi Tenggara, Selasa, 5 Mei 2026. ANTARA/La Ode Muh Deden Saputra

Kemenhaj Sultra Larang Jemaah 'Selfie' di Masjidil Haram dan Nabawi

Silvana Febiari • 5 May 2026 16:30

Kendari: Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sulawesi Tenggara (Sultra) mengingatkan calon jemaah haji agar mematuhi larangan melakukan swafoto atau selfie maupun siaran langsung (live streaming) di kawasan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kanwil Kemenhaj Sultra Muhammad Lalan Jaya mengatakan larangan tersebut merupakan kebijakan Pemerintah Arab Saudi. Tujuannya memastikan jemaah menjalankan ibadah dengan lebih khusyuk dan tidak mengganggu jemaah lain.

"Aturan tersebut merupakan kebijakan terbaru dari Pemerintah Arab Saudi agar jemaah dapat lebih khusyuk dalam beribadah. Kami sudah sampaikan informasi ini kepada jemaah melalui grup-grup koordinasi," kata Muhammad Lalan, dilansir dari Antara, Selasa, 5 April 2026. 
 


Ia menekankan kepatuhan terhadap aturan ini sangat penting karena terdapat konsekuensi bagi yang melanggar. "Jemaah yang kedapatan melanggar aturan pengambilan gambar atau video di area suci tersebut dapat dikenai sanksi berupa denda oleh otoritas setempat," ujarnya.

Selain itu, ia mengimbau jemaah untuk bijak dalam menggunakan perangkat ponsel pintar selama berada di Tanah Suci. "Kami tidak melarang membawa ponsel, tetapi gunakanlah secara bijak dan tidak berlebihan, khususnya saat berada di tempat-tempat suci," jelasnya.


Ilustrasi ibadah haji. (Pexels)


Terkait data keberangkatan, Kemenhaj Sultra mencatat total calon haji asal Sultra tahun 2026 sebanyak 2.064 orang. Jumlah ini merupakan hasil penyesuaian kuota setelah adanya proses administrasi mutasi keluar sebanyak 34 orang dan mutasi masuk 20 orang.

Sesuai jadwal, calon jemaah haji Sulawesi Tenggara akan mulai diberangkatkan ke Embarkasi Makassar pada 12 Mei 2026. Selanjutnya, mereka dijadwalkan terbang menuju Arab Saudi pada 14 Mei 2026.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)