Antisipasi Virus Hanta, Bandara Soetta Awasi Ketat Kedatangan Penumpang dari 4 Negara Ini

Kepala Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Naning Nugrahini.

Antisipasi Virus Hanta, Bandara Soetta Awasi Ketat Kedatangan Penumpang dari 4 Negara Ini

Hendrik Simorangkir • 11 May 2026 15:51

Tangerang: Bandara Internasional Soekarno-Hatta meningkatkan pengawasan terhadap penumpang yang datang dari luar negeri. Langkah ini dilakukan untuk mewaspadai penyebaran virus Hanta.

Virus Hanta menjadi sorotan setelah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan tiga orang penumpang kapal pesiar meninggal dunia akibat virus yang berasal dari hewan pengerat, terutama tikus.

Kepala Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Naning Nugrahini, menjelaskan kesiapsiagaan pihaknya dalam menghadapi potensi masuknya virus tersebut. Utamanya penumpang yang datang dari empat negara ini.

“Jadi kami melakukan pengetatan pengawasan terhadap negara-negara yang sudah menemukan atau teridentifikasi ada virus Hanta, seperti Amerika Serikat, Argentina, Uruguay, dan satu lagi Panama. Jadi itu ada empat negara yang kami melakukan pengetatan ekstra kalau ada flight yang direct ke Soekarno-Hatta. Tapi tidak menutup kemungkinan nanti kalau ada yang baru, tentunya kami akan menambahkan ataupun mengoreksi,” ungkap Naning, Senin, 11 Mei 2026.

Naning menuturkan, jika ditemukan pelaku perjalanan dengan tanda dan gejala virus Hanta, pihaknya akan melakukan langkah lanjut. Petugas akan melakukan pemeriksaan oleh dokter dan pendalaman pemeriksaan.
 

“Kalau dari pemeriksaan memang yang bersangkutan itu probable, maka kami rujuk ke rumah sakit pusat infeksi untuk melakukan penanganan lebih lanjut. Di situ nanti akan bisa diisolasi atau dilakukan pemeriksaan laboratorium,” kata Naning.

Menurut Naning, Bandara Internasional Soekarno-Hatta memiliki jalur khusus evaluasi untuk penyakit menular. Jika terdapat penyakit menular yang teridentifikasi, pihaknya akan melakukan penanganan lebih lanjut.

“Di ambulans penyakit menular ada sistem dekontaminasi sehingga virus, bakteri, atau kuman yang berasal dari orang yang masuk di dalam ambulans yang kita curigai tadi, itu nanti bisa didekontaminasi sehingga tidak terjadi penularan ke orang lain,” jelas Naning.


Ilustrasi Pexels

Naning menjelaskan, pihaknya saat ini tengah melakukan pengawasan terhadap beberapa negara yang ditemukan virus Hanta. Ia juga tidak menutup kemungkinan akan melakukan pengawasan ketat terhadap negara lain yang terpapar virus tersebut.

Naning menambahkan, virus Hanta menular melalui urin, air liur, serta kontaminasi dari tikus. Ia menegaskan bahwa saat ini penularan virus tersebut belum terjadi dari manusia ke manusia.

“Kami di Soekarno-Hatta sudah melakukan kesiapsiagaan. Yang pertama adalah melalui isian deklarasi kesehatan di aplikasi Satu Sehat. Dari situ kita nanti akan tahu risiko dari pesawat itu, ada orang berisiko atau tidak. Yang kedua, begitu turun, ada pengamatan tanda dan gejala melalui thermal scanner dan observasi visual,” ujar Naning.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Whisnu M)