Ilustrasi London Stock Exchange. Foto: dok Henan Asset.
Pasar Saham Turun, Ini Strategi Henan Asset Kelola Investasi Jangka Panjang
Ade Hapsari Lestarini • 4 June 2026 22:46
Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per April 2026 mencatat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 19,55 persen secara year-to-date (YTD). Hal ini akibat tingginya ketidakpastian global dan berlanjutnya volatilitas pasar keuangan dunia.
Meski demikian, industri reksa dana tetap menunjukkan resiliensi dengan nilai aktiva bersih (NAB) mencapai Rp711,89 triliun atau tumbuh 5,41 persen secara YTD. Kondisi ini ditopang oleh net subscription sebesar Rp37,24 triliun sepanjang 2026 berjalan.
Di tengah kondisi seperti ini, PT Henan Putihrai Asset Management (Henan Asset) menilai investor membutuhkan pendekatan investasi yang lebih disiplin, terukur, dan tidak reaktif terhadap volatilitas jangka pendek.
Direktur Henan Asset, Markam Halim, mengatakan, selama dua dekade berdiri, perusahaan belajar pasar akan selalu bergerak dalam siklus. Karena itu, fokus utama perusahaan bukan hanya menghadapi momentum jangka pendek, tetapi menjaga kualitas pengelolaan investasi secara konsisten dalam berbagai kondisi pasar.
Direktur Henan Asset, Edwardus Ronald Yudianto, menambahkan, perjalanan 20 tahun perusahaan tidak terlepas dari kepercayaan investor yang terus tumbuh dalam berbagai kondisi pasar.
"Kepercayaan yang telah dibangun bersama investor menjadi fondasi penting bagi perjalanan kami selama 20 tahun terakhir. Karena itu, fokus kami bukan hanya menghadirkan produk investasi, tetapi juga memastikan setiap layanan terus berkembang dan relevan dengan kebutuhan investor yang semakin dinamis," jelas Ronald, dalam keterangan tertulis, Kamis, 4 Juni 2026.
Mengelola dana kelolaan Rp13 triliun
Hingga 31 Mei 2026, Henan Asset mengelola dana kelolaan (AUM) sebesar lebih dari Rp13 triliun dengan dukungan lebih dari 110 ribu investor dari berbagai segmen. Perusahaan juga memegang prinsip untuk mengelola dana secara terfokus melalui hanya 15 produk investasi demi menjaga kedisiplinan dan konsistensi kinerja.
Produk-produk tersebut mencakup reksa dana pasar uang, reksa dana pendapatan tetap, reksa dana campuran, reksa dana saham, reksa dana dengan dasar syariah, hingga reksa dana dengan denominasi USD yang akan diluncurkan pada 2026.
Ke depan, Henan Asset menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi investor dalam menghadapi dinamika pasar melalui pengelolaan investasi yang prudent, adaptif, dan berorientasi jangka panjang.
"Pada akhirnya, investasi bukan hanya tentang melewati satu fase pasar, tetapi bagaimana tetap bertumbuh secara konsisten dalam perjalanan jangka panjang. Kami berharap dapat terus menjadi growth partner yang dipercaya investor dalam setiap fase tersebut," jelas Markam.

Bursa Efek London
Di sisi lain, setiap tahunnya, Grup Bursa Efek London (London Stock Exchange Group/LSEG), salah satu raksasa penyedia data dan pengelola bursa saham tertua di dunia, melakukan penilaian kinerja secara independen dan objektif terhadap produk keuangan di 19 negara melalui ajang LSEG Lipper Fund Awards. Karena penilaiannya murni berbasis data tanpa kompromi, ajang ini menjadi penghargaan internasional paling bergengsi yang ditunggu para pengelola dana global.
Tahun ini, manajer investasi Henan Asset kembali memperoleh pengakuan kelas dunia tersebut dalam ajang LSEG Lipper Fund Awards 2026. Melalui produk Henan Ekuitas Syariah Berkah Kelas A, Henan Asset memenangkan penghargaan pada universe Global Islamics untuk kategori Best Equity Sharia Indonesia Fund over 5 Years.
Pencapaian ini sekaligus menandai tahun ketiga secara berturut-turut bagi Henan Asset dalam menerima penghargaan internasional dari LSEG Lipper untuk kategori reksa dana syariah. LSEG Lipper Fund Awards merupakan salah satu penghargaan global yang memberikan penilaian terhadap kinerja reksa dana di berbagai negara dan kategori aset.
Pada universe Global Islamic, penilaian dilakukan terhadap negara-negara dengan perkembangan industri investasi syariah yang signifikan, termasuk Indonesia, Malaysia, Uni Emirat Arab, dan beberapa pasar utama lainnya. Penghargaan ini datang di tengah kondisi pasar yang penuh tantangan. Henan Asset meraih penghargaan ini menjadi pengingat, investasi merupakan proses jangka panjang yang membutuhkan konsistensi dalam pengelolaan portofolio.
"Bagi kami, penghargaan ini bukan sekadar bentuk apresiasi atas kinerja, tetapi juga pengingat investasi adalah perjalanan jangka panjang. Di tengah kondisi pasar yang terus berubah, kami percaya integritas proses investasi, disiplin pengelolaan portofolio, dan kemampuan untuk tetap adaptif menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan investor," ujar dia.