Bangunan di Teheran, Iran yang hancur akibat serangan Israel. Foto: The New York Times
Korban Tewas Serangan AS-Israel di Iran Naik Jadi 926 Orang
Muhammad Reyhansyah • 5 March 2026 10:41
Teheran: Kementerian Kesehatan Iran menyatakan jumlah korban tewas akibat serangan gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel di Iran meningkat menjadi 926 orang.
Dilansir dari TRT World, Kamis, 5 Maret 2026, juru bicara kementerian, Hossein Kermanpour mengatakan, sebanyak 6.186 orang lainnya terluka dalam serangan yang berlangsung antara 28 Februari hingga Selasa pukul 17.00 waktu setempat.
Dalam pernyataan yang diunggah di platform X, Kermanpour menyebutkan bahwa 2.054 korban luka saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit.
Sementara itu, sebanyak 3.545 orang telah dirawat dan dipulangkan, dan 552 korban lainnya mendapatkan penanganan medis langsung di lokasi kejadian.
Ia menambahkan bahwa sejauh ini telah dilakukan 502 operasi bedah terhadap para korban luka.
Menurut data kementerian, perempuan menyumbang 13 persen dari total korban tewas, sementara laki-laki mencapai 87 persen.
Kermanpour mengatakan 180 korban tewas berusia di bawah 18 tahun, termasuk tiga anak berusia di bawah lima tahun.
Korban tewas termuda adalah seorang anak berusia satu tahun di Teheran. Di antara korban luka, 301 orang berusia di bawah 18 tahun dan 39 di antaranya berusia kurang dari lima tahun.
Korban luka termuda adalah bayi laki-laki berusia enam bulan, sementara korban tertua berusia 91 tahun.
Serangan besar-besaran oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran terus berlanjut sejak Sabtu lalu, menewaskan ratusan orang termasuk Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei serta sejumlah pejabat militer senior.
Iran kemudian membalas dengan serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel serta sejumlah negara Teluk yang menjadi lokasi aset militer Amerika Serikat.