Ilustrasi: Pedagang jas hujan menerobos hujan lebat di pedestrian Jalan Sudirman, Jakarta. ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/nz
Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Aceh hingga 6 Agustus
Whisnu Mardiansyah • 4 August 2026 18:53
Banda Aceh: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda Banda Aceh mengingatkan potensi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Aceh hingga dua hari ke depan. Beberapa daerah diperkirakan mengalami hujan lebat yang disertai angin kencang.
"Terdapat sejumlah wilayah yang berpotensi hujan sedang-lebat yang dapat disertai angin kencang hingga 6 Agustus 2026," kata Prakirawan BMKG Aceh, Nabila, saat dihubungi di Banda Aceh, seperti dilansir Antara, Selasa, 4 Agustus 2026.
Nabila merinci wilayah yang berpotensi terdampak. Pada Selasa ini, hujan lebat dan angin kencang diperkirakan melanda Kabupaten Aceh Besar, Aceh Barat Daya, Aceh Jaya, Aceh Selatan, Aceh Singkil, Aceh Tenggara, dan Kota Subulussalam.
Sementara pada Rabu, 5 Agustus 2026, potensi serupa mengancam Kabupaten Aceh Barat, Aceh Barat Daya, Aceh Jaya, Aceh Selatan, Aceh Singkil, Gayo Lues, Nagan Raya, dan Pidie. Sedangkan pada Kamis, 6 Agustus 2026, wilayah yang perlu diwaspadai adalah Aceh Jaya dan Aceh Besar.
Nabila menjelaskan, kondisi ini dipicu oleh aktifnya gelombang ekuatorial Rossby, serta adanya area belokan angin dan konvergensi yang memperkuat aktivitas konvektif di wilayah Aceh.
"Selain itu, suhu muka laut yang hangat di Samudra Hindia Barat dan Utara Sumatera juga berpotensi meningkatkan penguapan, sehingga menambah kandungan uap air di atmosfer," ujarnya.

Ilustrasi hujan Medcom.id
BMKG mengimbau masyarakat Aceh agar waspada terhadap hujan intensitas sedang hingga lebat yang dapat turun tiba-tiba, terutama pada sore atau malam hari. Kondisi ini diperparah oleh pemanasan intensif yang terjadi pada siang hari.
"Selalu berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan terutama saat berkendara dalam keadaan cuaca buruk yang dapat disertai angin kencang, banjir, dan tanah longsor," kata Nabila.