Mengenang Satu Abad Rahmi Hatta, Sosok yang Menginspirasi Perempuan Indonesia

Afternoon Tea Talkshow bertajuk Sebuah Legacy yang diselenggarakan Yayasan Meutia Hatta di Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Jakarta Pusat. Dokumentasi/ istimewa.

Mengenang Satu Abad Rahmi Hatta, Sosok yang Menginspirasi Perempuan Indonesia

Deny Irwanto • 2 July 2026 19:20

Jakarta: Seratus tahun kelahiran Rahmi Hatta (1926–2026) diperingati melalui Afternoon Tea Talkshow bertajuk Sebuah Legacy yang diselenggarakan Yayasan Meutia Hatta di Ruang Serbaguna Lantai 4 Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu, 1 Juli 2026.

Peringatan tersebut menjadi ruang untuk mengenang sekaligus menghidupkan kembali nilai-nilai yang diwariskan Rahmi Hatta, sosok pendamping Proklamator sekaligus Wakil Presiden pertama Republik Indonesia, Mohammad Hatta. Acara dikemas dalam suasana hangat melalui talkshow, peragaan busana, hingga sajian kuliner favorit Rahmi Hatta semasa hidup.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifatul Choiri Fauzi, menilai peringatan satu abad kelahiran Rahmi Hatta bukan sekadar mengenang perjalanan hidup seorang tokoh, melainkan momentum untuk merefleksikan nilai-nilai yang tetap relevan bagi bangsa.

"Peringatan satu abad kelahiran Ibu Rahmi Hatta bukan sekadar mengenang perjalanan hidup seorang tokoh, tetapi juga menjadi momentum untuk merefleksikan nilai-nilai luhur yang diwariskan kepada bangsa Indonesia," kata Arifatul dalam keterangan pers di Jakarta, Kamis, 2 Juli 2026.

Menurut Arifatul, Rahmi Hatta merupakan teladan perempuan Indonesia yang menunjukkan bahwa pengabdian kepada bangsa dapat diwujudkan melalui kebijaksanaan, integritas, dan keteguhan dalam kehidupan sehari-hari.

Ia menyebut warisan terbesar Rahmi Hatta tidak hanya tercatat dalam sejarah, tetapi juga hidup melalui nilai-nilai kesederhanaan, semangat belajar sepanjang hayat, penghormatan terhadap martabat manusia, serta kepedulian terhadap sesama.


Afternoon Tea Talkshow bertajuk Sebuah Legacy yang diselenggarakan Yayasan Meutia Hatta di Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Jakarta Pusat. Dokumentasi/ istimewa.

Nilai-nilai tersebut, lanjut Arifatul, sejalan dengan arah pembangunan nasional yang menitikberatkan pada penguatan kualitas sumber daya manusia, keluarga, perempuan, anak, serta pembangunan yang inklusif dan berkeadilan.

"Keberhasilan pembangunan nasional tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari sejauh mana pembangunan mampu menghadirkan keadilan bagi seluruh rakyat, termasuk perempuan dan anak," jelas Arifatul.

Ia menambahkan Kementerian PPPA terus mendorong pengarusutamaan gender dan hak anak agar setiap kebijakan pembangunan semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

"Melalui pendekatan ini kita ingin memastikan bahwa pembangunan tidak hanya berjalan sendiri-sendiri, tetapi dibangun melalui kolaborasi dan sinergi," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Meutia Hatta, Meutia Hatta Swasono, mengatakan peringatan tersebut bertujuan memperkenalkan kembali sosok Rahmi Hatta kepada generasi muda, tidak hanya sebagai istri Bung Hatta, tetapi sebagai perempuan Indonesia yang memiliki keteladanan dan dedikasi bagi keluarga maupun bangsa.

"Kita ingin generasi muda mengenal Rahmi Hatta bukan hanya sebagai istri Bung Hatta, tetapi sebagai perempuan Indonesia yang memiliki keteladanan, integritas, dan dedikasi bagi keluarga maupun bangsa," kata Meutia.

Menurut Meutia, Rahmi Hatta juga dikenal sebagai sosok yang selalu mendukung gagasan Bung Hatta tentang koperasi yang berlandaskan nilai gotong royong, kebersamaan, dan keadilan sosial.

Diskusi menghadirkan Meutia Hatta Swasono, Dewi Motik, dan Prilly Latuconsina yang berbagi pandangan mengenai perjalanan hidup serta nilai-nilai Rahmi Hatta yang dinilai masih relevan sebagai inspirasi bagi perempuan Indonesia masa kini. Acara dipandu oleh Putri Indonesia 2018, Berliana Permata Sari, dalam konsep afternoon tea yang menghadirkan suasana akrab dan penuh refleksi.

Rangkaian peringatan satu abad Rahmi Hatta akan berlanjut hingga acara puncak yang dijadwalkan berlangsung di Tennis Indoor Gelora Bung Karno, Jakarta, pada 5 September 2026.

Ketua Pelaksana, Fajrin Saadi, mengatakan berbagai kegiatan telah disiapkan untuk melibatkan lebih banyak masyarakat, mulai dari pagelaran seni, fashion show, seni peran, pembacaan puisi, hingga kegiatan sosial.

"Hari ini adalah rangkaian acara dari Haul Satu Abad Ibu Rahmi Hatta yang acara puncaknya akan digelar di Tennis Indoor Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta, pada 5 September 2026 yang digelar oleh Yayasan Meutia Hatta," ungkap Wiwik Mahdayani.

Selain pertunjukan seni yang mengangkat perjalanan hidup Rahmi Hatta, acara puncak juga akan diramaikan dengan nikah massal, bazar UMKM produk halal, donor darah, serta melibatkan tokoh perempuan nasional, seniman, dan selebritas Indonesia.

"Selain kemeriahan satu Abad Ibu Rahmi Hatta juga akan dimeriahkan dengan gelaran Nikahan Massal, Bazzar UMKM Produk halal yang bekerjasama dengan beberapa kementerian, hingga donor darah. Acara puncak juga akan melibatkan ribuan orang undangan, baik tokoh wanita nasional hingga selebritas Indonesia," ungkap Fajrin.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Yayasan Meutia Hatta berharap nilai-nilai kesederhanaan, integritas, pengabdian, dan semangat kebersamaan yang diwariskan Rahmi Hatta dapat terus hidup dan menjadi inspirasi bagi generasi penerus menuju Indonesia Emas 2045.

 

(Deny Irwanto)