Panitia seleksi menggelar konferensi pers soal seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga di Kemenpora. Metrotvnews.com/Aris
Kemenpora Buka Seleksi Deputi Industri Olahraga: ASN dan Profesional Non-ASN Boleh Daftar!
Aris Setya • 4 February 2026 11:58
Jakarta: Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menyelenggarakan seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga. Seleksi ini terbuka bagi aparatur sipil negara (ASN) maupun kalangan profesional non-ASN.
Ketua Panitia Seleksi, Gunawan Suswantoro, menyebut seleksi terbuka ini sebagai komitmen atas visi dan misi Presiden, Prabowo Subianto, dalam mewujudkan tata kelola birokrasi pemerintahan yang transparan, profesional, dan berintegritas. Seleksi terbuka ini untuk memastikan jabatan pimpinan di lingkungan Kemenpora diisi figur berkompeten, berkapasitas, dan berorientasi pada pelayanan publik.
“Seleksi terbuka jabatan Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga ini prinsipnya telah mendapat persetujuan dari Bapak Presiden dan Kementerian PAN RB. Seleksi ini untuk menemukan sosok figur yang bisa membangun industri olahraga ke depan secara berkelanjutan," ujar Gunawan dalam jumpa pers di Media Center Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Rabu, 4 Februari 2026.
Baca Juga:
Wamenpora Taufik Hidayat Ajak Semua Pihak Terllibat dalam Pembibitan Atlet Muda |

Panitia seleksi menggelar konferensi pers soal seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga di Kemenpora. Metrotvnews.com/Aris
Pendaftaran dilakukan secara online mulai dari 3-17 Februari 2026, melalui laman asnkarier.bkn.go.id. Informasi persyaratan lengkap dapat diakses melalui laman kemenpora.go.id dan asnkarier.bkn.go.id.
Tim panitia seleksi terdiri dari kalangan akademisi, kalangan profesional, lintas kementerian, serta internal Kemenpora, yaitu Chandra Hamzah, Susyanto, Rabin Indrajad Hattari, Amperawan, dan Gunawan Suswantoro.
Peserta yang lulus administrasi wajib mengikuti tahapan seleksi dengan jujur dan sportif. Seluruh peserta akan dinilai secara objektif dengan standar yang sama tanpa intervensi pihak manapun.