Bendera AS berkibar di depan gedung Kongres AS di Washington. (Anadolu Agency)
Kongres AS Akan Diizinkan Tinjau Dokumen Jeffrey Epstein Tanpa Sensor
Willy Haryono • 7 February 2026 12:46
Washington: Anggota Kongres Amerika Serikat (AS) akan diizinkan meninjau jutaan halaman dokumen pemerintah tanpa sensor terkait mendiang terpidana kejahatan seksual Jeffrey Epstein mulai pekan depan, menurut laporan yang dipublikasikan pada Jumat kemarin.
Berdasarkan laporan tersebut, dikutip dari Antara, Sabtu, 7 Februari 2026, para legislator dapat mengakses dokumen Jeffrey Epstein di Departemen Kehakiman AS mulai Senin mendatang.
Namun, mereka tidak akan memperoleh akses ke dokumen asli. NBC News melaporkan informasi ini dengan mengutip isi surat yang dikirimkan kepada anggota Kongres.
Anggota Kongres hanya diperbolehkan meninjau dokumen secara langsung di lokasi dengan ketentuan memberikan pemberitahuan kepada Departemen Kehakiman setidaknya 24 jam sebelumnya. Mereka diizinkan membuat catatan, tetapi dilarang membawa perangkat elektronik ke ruang peninjauan.
Para legislator dapat mengakses salinan tanpa sensor dari sekitar tiga juta dokumen yang sebelumnya telah dirilis Departemen Kehakiman. Jumlah tersebut diperkirakan mencakup sekitar setengah dari total berkas yang diakui berada dalam penguasaan lembaga tersebut.
“Ketika Kongres melawan, Kongres bisa menang,” ujar anggota DPR AS Ro Khanna. Ia bersama anggota Kongres lainnya, Thomas Massie, menandatangani surat yang ditujukan kepada Wakil Jaksa Agung AS Todd Blanche untuk menuntut akses terhadap dokumen Epstein tanpa sensor.
Khanna menambahkan bahwa dirinya dan Massie sejak awal meyakini Kongres tidak seharusnya bersikap pasif dalam isu pengawasan pemerintah. Menurutnya, tuntutan transparansi tidak hanya berlaku dalam kasus Epstein, tetapi juga dalam isu-isu lain yang menyangkut akuntabilitas kekuasaan.
Baca juga: Jeffrey Epstein Habiskan Ratusan Juta Rupiah untuk Beli Koleksi Seni Indonesia