Pengendara Diminta Tidak Pindah Jalur saat One Way

Penerapan one way di Tol Cipali. Metrotvnews.com/ Ahmad Rofahan

Pengendara Diminta Tidak Pindah Jalur saat One Way

Ahmad Rofahan • 27 March 2026 15:47

Cirebon: Rekayasa lalu lintas sistem satu arah (one way) menuju Jakarta resmi diberlakukan secara bertahap di Ruas Tol Cikopo–Palimanan (Cipali). Para pengendara diimbau untuk mematuhi aturan selama penerapan one way berlangsung, termasuk tidak berpindah jalur maupun melakukan putar balik di tengah jalan tol.

“Kami mengingatkan kepada pengguna jalan agar tidak berpindah jalur dan tidak melakukan u-turn selama rekayasa berlangsung. Hal ini penting untuk menjaga keselamatan dan kelancaran arus lalu lintas,” tegas Sustainability Management & Corporate Communications Dept. Head Astra Tol Cipali, Ardam Rafif Trisilo, di Cirebon, Jumat, 27 Maret 2026. 

Jika pengendara perlu berganti arah, Ardam menyarankan agar pengguna jalan keluar melalui gerbang tol terdekat. Setelah itu, pengendara dapat masuk kembali tanpa dikenakan tarif tambahan.
 


“Silakan memanfaatkan gerbang tol terdekat apabila ingin berpindah jalur. Pengguna jalan tidak akan dikenakan tarif tambahan selama mengikuti prosedur tersebut,” ujarnya. 

Selain itu, kondisi fisik pengemudi juga menjadi perhatian utama dalam perjalanan jarak jauh, terutama pada periode arus balik Lebaran.

“Kami juga mengimbau agar pengemudi memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima. Jangan memaksakan diri berkendara apabila merasa lelah atau mengantuk. Keselamatan adalah yang utama,” ucap Ardam.

Ia juga mengingatkan agar pengguna jalan memanfaatkan rest area secara optimal untuk beristirahat. “Manfaatkan rest area dengan baik untuk beristirahat. Dengan kondisi tubuh yang fit, diharapkan perjalanan dapat berlangsung dengan aman dan nyaman,” tambahnya.

Diketahui, rakayasa lalu lintas satu arah menuju Jakarta ini diterapkan sebagai  tindak lanjut arahan dari Korlantas Polri guna mengantisipasi peningkatan arus balik Lebaran. Penerapannya dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi lalu lintas di lapangan.

“Pagi ini kami bersama kepolisian telah melakukan sterilisasi jalur sebagai bagian dari persiapan. Hal ini penting untuk memastikan tidak ada hambatan di jalur yang akan digunakan dalam skema one way,” ungkap Ardam.

Ia menambahkan, rekayasa lalu lintas one way sebagian telah mulai diberlakukan sejak pukul 08.47 WIB, mencakup ruas KM 132 hingga KM 70 arah Jakarta. “Penerapan awal dimulai dari KM 132 sampai KM 70 arah Jakarta,” imbuhnya.

Sedangkan mulai pukul 10.08 WIB, arus one way menuju arah Jakarta telah dibuka mulai dari KM 188 (Palimanan) hingga KM 70 (Jakarta–Cikampek). Pelaksanaan rekayasa ini bersifat fleksibel dan sepenuhnya mengikuti diskresi petugas kepolisian di lapangan.

“Waktu dan titik penerapan one way ini tidak bersifat tetap, melainkan situasional. Kami mengikuti arahan dan diskresi dari Korlantas Polri berdasarkan kondisi riil di lapangan,” katanya.


Penerapan one way di ruas Tol Cipali arah Jakarta. (ANTARA/HO-Astra Tol Cipali)

Berdasarkan data lalu lintas hingga pukul 08.00 WIB pada H+5 Lebaran, tercatat sekitar 19,7 ribu kendaraan melintas dari arah Cikopo menuju Jakarta. Angka ini menunjukkan penurunan sekitar 9 persen dibandingkan periode yang sama pada hari sebelumnya.

Sementara itu, arus kendaraan dari arah sebaliknya menuju Cirebon tercatat sebanyak 5 ribu kendaraan yang melintas di eks Gerbang Tol Cikopo. Secara total, volume lalu lintas di ruas Tol Cipali mengalami penurunan sekitar 7 persen dibandingkan hari sebelumnya.

Meskipun terjadi penurunan volume kendaraan, pihaknya tetap mengantisipasi lonjakan arus balik yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

“Kami tetap bersiaga mengantisipasi peningkatan volume kendaraan, khususnya pada periode arus balik. Oleh karena itu, rekayasa lalu lintas ini kami siapkan secara maksimal,” ungkapnya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)