Kepala Bagian Penatausahaan Barang Milik Negara (BMN) Sekretariat Jenderal Imigrasi dan Pemasyarakatan, Lukman Agung Widodo. Istimewa
Kemenimipas Mantapkan Ekosistem Satu Data Lewat Sinergi Lintas Unit
Deny Irwanto • 4 November 2026 23:03
Jakarta: Semangat keterbukaan dan modernisasi tata kelola pemerintahan terus digelorakan di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas). Melalui Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Publik (Pusdatin), Kemenimipas baru-baru ini menggelar kegiatan Diseminasi Satu Data di Jakarta.
Kepala Bagian Penatausahaan Barang Milik Negara (BMN) Sekretariat Jenderal Imigrasi dan Pemasyarakatan, Lukman Agung Widodo, mengatakan kegiatan ini menjadi ruang koordinasi yang hangat sekaligus produktif bagi para perwakilan unit eselon I-mulai dari Sekretariat Jenderal, Inspektorat Jenderal, Direktorat Jenderal Imigrasi, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, hingga BPSDM Kemenimipas.
"Fokus utamanya adalah merajut keselarasan dalam mengelola data yang terintegrasi, akurat, dan akuntabel. Di tengah era transformasi digital yang bergerak cepat, pengelolaan Barang Milik Negara menjadi salah satu aspek strategis yang mendapat sorotan khusus," kata Lukman Agung dalam keterangan pers dikutip, Rabu, 4 November 2026.
Lukman Agung bersama Kepala Bidang Komunikasi, Agus Suharto, memaparkan pentingnya memadukan kebijakan, proses bisnis, hingga pengamanan aset secara menyeluruh.
Menurut Lukman pengelolaan aset negara saat ini tidak cukup hanya bertumpu pada digitalisasi administrasi semata. Diperlukan sebuah ekosistem yang terpadu agar setiap aset, baik yang berwujud maupun tidak berwujud seperti perangkat lunak dan lisensi teknologi, terlindungi dengan baik dan memberikan kepastian hukum.
Sebagai wujud nyata inovasi dalam pengawasan, diperkenalkan pula aplikasi STAR ASET BMN. "Instrumen digital ini dirancang untuk memudahkan pemantauan siklus pengelolaan aset, menyajikan informasi yang terstruktur, serta membantu jajaran pimpinan dalam mengambil keputusan strategis berbasis data (data-driven decision)," jelas Lukman Agung.
Tidak hanya berfokus pada inovasi digital, kegiatan ini juga memperkuat komitmen pembangunan Ekosistem Satu Data BMN. Melalui standardisasi elemen data dan mekanisme pertukaran informasi antarunit kerja, Kemenimipas berupaya memastikan seluruh data aset memiliki kualitas yang konsisten, transparan, dan mudah ditelusur
Sinergi yang erat antara Biro BMN dan Pusdatin menjadi fondasi penting dalam menyatukan kebutuhan tata kelola aset dengan dukungan teknologi informasi yang berkelanjutan. Melalui langkah kolaboratif ini, Kemenimipas optimis dapat terus meningkatkan akuntabilitas organisasi serta memberikan pelayanan publik yang semakin prima dan terpercaya.