Tanggapan Resmi MotoGP usai Yamaha Mundur dari GP Qatar

Tim Yamaha Motor Co., Ltd. MotoGP. Foto: X/@yamahamotogp

Tanggapan Resmi MotoGP usai Yamaha Mundur dari GP Qatar

Muhamad Marup • 3 November 2026 14:45

Jakarta: Pihak MotoGP menanggapi keputusan tim Yamaha Motor Co., Ltd. mundur dari Grand Prix (GP) Qatar. Pihak MotoGP mengaku kecewa dengan keputusan tersebut.

"MotoGP merasa kecewa dengan keputusan Yamaha untuk tidak berpartisipasi dalam Grand Prix Qatar," tulis keterangan resmi MotoGP, dikutip dari laman MotoGP, Selasa, 3 November 2026.

Sebelumnya, Yamaha telah menginformasikan keputusan mundur dalam GP Qatar 2026 kepada pihak MotoGP. Hal tersebut dilatarbelakangi penilaian terkini terhadap situasi di Timur Tengah.

Pihak MotoGP memahami bahwa tim terikat oleh kebijakan perusahaan yang lebih luas terkait pembatasan perjalanan ke Timur Tengah. Pihak MotoGP menilai keputusan tersebut tidak mencerminkan jaminan komprehensif yang telah diberikan kepada seluruh pemangku kepentingan kejuaraan.

Belum ada perubahan situasi

Yamaha Mundur dari MotoGP Qatar 2026, Ini Alasannya

MotoGP. Foto: Dok Antara.



Pihak MotoGP menjelaskan telah berkonsultasi dengan Negara Qatar, Sirkuit Internasional Lusail, penasihat keamanan independen, serta melalui proses penilaian risiko yang terus dilakukan oleh MotoGP sendiri. Pihaknya tidak menerima informasi apa pun yang mengharuskan perubahan terhadap rencana acara yang telah ditetapkan.

"Kami telah menyampaikan posisi tersebut, beserta informasi terkini yang tersedia, kepada seluruh pabrikan dan tim hari ini," kata keterangan resmi tersebut.

Pihak MotoGP menyambut baik komitmen dan konfirmasi dari tim-tim lain yang menyatakan akan tetap berkompetisi di Qatar. Terkait Yamaha, perkara tersebut akan ditangani Fédération Internationale de Motocyclisme (FIM) sesuai dengan aturan yang berlaku.

"Selain implikasi kontraktual terkait perjanjian Yamaha dengan MotoGP dan IRTA, ketidakhadiran Yamaha juga membawa konsekuensi dari sisi olahraga, yang nantinya akan ditangani oleh FIM sesuai dengan regulasi kejuaraan," tutup keterangan resmi tersebut.

Keputusan Yamaha

Dalam keterangan resminya, Yamaha tidak menemukan alasan yang cukup kuat untuk mengubah kebijakan pembatasan perjalanan ke Timur Tengah yang berlaku di seluruh perusahaan. Hal tersebut menyusul penilaian terkini terhadap situasi di Timur Tengah.

"Keputusan ini mencerminkan penilaian Yamaha terhadap informasi yang tersedia saat ini dan tidak bergantung pada langkah-langkah yang diterapkan oleh MotoGP Group maupun penyelenggara acara," tulis keterangan tersebut.

Yamaha telah menginformasikan kepada MotoGP Group mengenai keputusannya untuk tidak berpartisipasi dalam Grand Prix Qatar 2026. Yamaha tetap berkomitmen penuh terhadap MotoGP dan menantikan untuk kembali berkompetisi pada Grand Prix Portugal.

(Muhamad Marup)